
Museum yang terletak di jalan Laksda Adisucipto No. 167 ini dibangun pertama
kali pada tahun 1962 oleh sang Maestro Affandi. Konsep gedung yang menyerupai
lembaran daun pisang merupakan ide Affandi yang ia dapat dari pengalaman masa
kecilnya.
Pada awalnya, Ia membangun gedung pameran untuk memamerkan hasil karyanya, dan
pada tahun 1974, secara resmi dibuka oleh Dirjen Kebudayaan Prof. Ida Bagus Mantra.
Gedung pameran kedua dibangun atas bantuan pemerintah pada tahun 1987 dan diresmikan
pada tanggal 9 Juni 1988 oleh Mendikbud Prof. Fuad Hasan. Sedangkan gedung pameran
ketiga dibangun oleh yayasan Affandi pada tahun 1997 dan diresmikan oleh Sri Sultan
Hamengkubuwono X pada tanggal 18 Mei 2000.
Sebagai pelukis maestro tingkat dunia, Affandi memiliki berbagai macam koleksi
yang sebagian merupakan lukisan kertas, cat air, pastel, dan cat minyak dengan
jumlah total sekitar 300 buah. Selain mengkoleksi lukisannya sendiri, Ia juga
mengkoleksi lukisan karya teman-teman seprofesinya seperti Sudjojono, Hendra Gunawan,
Barli, Muchtar Apin, Popo Iskandar dan lain-lain. Beberapa koleksi yang terdapat
museum ini antara lain mobil sedan Mitsubishi Gallant tahun 1975, sepeda Reliegh
tahun 1975, lukisan keluarga milik Maryati, Kartika, Rukmini, Juki Affandi dan
sebagainya.
Atas dedikasi dan karyanya, Ia dianugerahi beberapa penghargaan yang tak pelak
membuatnya sebagai salah satu maestro lukis di dunia. Salah satu penghargaan yang
sempat Ia peroleh adalah pemberian gelar kehormatan “Doctor Honoris Causa” dari
Universitas Singapura.
JAM BUKA
Setiap hari pukul 09.00 WIB - 16.00 WIB
Minggu 09.00 WIB - 13.00 WIB
FASILITAS:
- Galeri
- Sanggar
- Kolam renang
- Kafe
- Perpustakaan
- Toko suvenir
- Tempat parkir
- Toilet
TIPS & TRIK
- Patuhilah peraturan yang diterapkan oleh pengelola Museum ini, hal ini semata-mata
untuk menjaga dan melestarikan karya-karya besar Affandi.
- Berbagai suvenir yang tersedia di toko sekitar museum dapat Anda jadikan oleh-oleh
ketika berkunjung ke museum ini.