Pendopo
Dari :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat
Ke :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat

Tangga Lagu

1
Malaikat Juga Tahu

Dewi Lestari

2
Dengan Nafasmu

Ungu

3
Godain Aku Lagi

Agnes Monica

4
Bukan Superstar

Project Pop

5
I Just Wanna Say I L U

Potret

6
Dengar Dan Diam

The Mornig After

7
Katakan

Sectornin e

8
Lirih

Chrisye

9
Laskar Pelangi

Nidji

10
Oh Baby

Cinta Laura

Radio Swaragama 101,7 FM

Indeks

Taman Budaya Yogyakarta


 Muka   |   Mau ke Sana?   |   Lihat Peta  

Jl. Sriwedari No. 1 Yogyakarta INDONESIA 55122
telp: +62-274-523512, 580771

Taman Budaya Yogyakarta awalnya mulai dibangun di daerah Bulaksumur pada tanggal 11 Maret 1977 sebagai sebuah kompleks Pusat Pengembangan Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Peresmian pembangunan kompleks seni budaya tersebut dilakukan oleh Sri Sultan Hamengku Buwana IX sebagai Wakil Presiden RI saat itu. Awalnya Taman Budaya Yogyakarta disebut sebagai Purna Budaya yang dibuat sebagai sarana dan prasarana untuk membina, memelihara, dan mengembangkan kebudayaan, terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Purna Budaya dibangun dengan dua konsep bangunan, yaitu Pundi Wurya dan Langembara. Pundi Wurya menjadi pusat kesenian dengan berbagai macam fasilitas seperti panggung kesenian, studio tari, perpustakaan, ruang diskusi, dan administrasi. Bagian kedua, yaitu Langembara, menjadi ruang pameran, ruang workshop, kantin, dan juga beberapa guest house.

Di tahun 1978, Purna Budaya menjadi unit pelaksana teknik bidang kebudayaan di bawah Dirjen Kebudayaan Taman Budaya dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0276/O/1978. Pada tahun 1991, dilakukan pembaharuan pada organisasi dan tatakerja Purna Budaya berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0221/O/1991.

Pada tahun 1995, rektor UGM meminta Gedung Taman Budaya "Purna Budaya" yang berada di kompleks Bulaksumur, melalui Mendikbud RI dalam surat No. UGM/422/PL/06/IV, untuk kegiatan kemahasiswaan UGM. Akhirnya, gedung seni budaya Taman Budaya Yogyakarta dikembangkan di kawasan cagar budaya Benteng Vredeburg atas kesepakatan Sri Sulta Hamengku Buwana X, BAPPEDA Prop. DIY, DPRD Prop. DIY, Walikota Yogyakarta, dan Dirjen Kebudayaan.

Beberapa tahun kemudian, berdasarkan Perda No. 7 tahun 2002 dan Keputusan Gubernur DIY No. 161/2002 tertanggal 4 November 2002, Purna Budaya (atau Taman Budaya Yogyakarta) menjadi UPTD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi DIY dengan berbagai macam misi, seperti:
1. melaksanakan pengembangan dan pengolahan seni budaya
2. melaksanakan laboratorium dan eksperimentasi seni budaya
3. melaksanakan dokumentasi dan informasi seni budaya
4. melaksanakan urusan Tata Usaha dan Tumah Tangga Dinas
5. memfasilitasi kegiatan seni budaya

Taman Budaya Yogyakarta kemudian memulai babak baru dan menjadikannya sebagai "The Window of Yogyakarta". Situs seni budaya ini pun semakin meruncingkan misi dan visi dalam dunia seni rupa (biennale seni rupa), dunia media rekam (pemutaran film sepanjang tahun), dunia seni pertunjukan (festival teater, ketoprak, dalang, tari, dll), program-program pendidikan (bimbingan dan pelatihan seni untuk anak dan remaja), dan juga penerbitan (profil seniman budayawan, antologi sastra, kritik seni rupa, dll).

Proses pengumpulan data dan dokumentasi yang dilakukan oleh Taman Budaya Yogyakarta menjadi cukup penting dan strategis sebagai bahan diskusi dan kajian seni budaya seperti data potensi seni budaya, naskah cerita atau lakon, rekaman profil seniman atau budayawan, rekaman peristiwa seni budaya, serta berbagai koleksi karya seni rupa (lukis, grafis, patung, kriya seni, kerajinan).



Tempat Menarik Sekitarnya


Wartel Reza
Jl. Suryatmajan No. 29 Yogyakarta INDONESIA 55213
Radio Retjo Buntung 99,4 FM
Jl Jagalan No.36 Yogyakarta INDONESIA 55112
telp: +62-274-515670, 510305
fax: +62-274-510958, 586086
Hubungi Kami www.retjobuntungfm.co.id
Hotel Melia Purosani Yogyakarta
Jl. Suryotomo No. 31 Yogyakarta INDONESIA 55122
telp: +62-274-589521, 589523
fax: +62-274-588070, 588071
Hubungi Kami www.meliajogja.com
ATM BNI Progo
Jl. Suryotomo Yogyakarta INDONESIA 55122
Baca selanjutnya
RSS  RSS Feed
  • Paribasan

    baya (Jawa)

         bahaya (Indonesia)

         danger (English)

     

    nimpet aculawet tan wring baya

     

    Merahasiakan seorang raja yang mati.

     


    Keeping secret of the death of the king.

     

  • Perhitungan Weton

     

    Silakan mengisi tanggal lahir Anda
    Tampilan dalam bentuk pop up

     

  • Kesaksian

    Sudah 16 tahun Jogja kutinggalkan.. GudegNet mengingatkanku sebagai orang Jogja, juga mengobati kangen Jogja .. web-nya berkarakter jogja banget dengan warna khas lurik-nya, clip art-nya lucu banget, spesifik... infonya komplet... keep good working ! ...
    Nur Hidayati(39) - karyawati

    Indeks

     

  • Beritahu Teman

    Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet

    Kode       

     

  •  

  •  

  • Google