Pendopo
Dari :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat
Ke :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat

Polling

Bagaimanakah sikap Anda tentang pernyataan mundur Sultan Hamengku Buwono X pada pencalonan Gubernur DIY 2008 mendatang?

  • Tidak setuju
  • Setuju
  • Tidak tahu

Tangga Lagu

1
Sweet & Low

Augustana

2
We Cry

The Script

3
Situations

Nu Found Glory

4
Sorry Is Just Too Late

Shannon Noll

5
Ready To Fly

Amy Pearson Ft. Rio Febrian

6
Violet Hill

Coldplay

7
Forever

Chris Brown

8
Spot Light

Jennifer Hudson

9
The Time Of My Life

David Cook

10
Mistress Marble

The Fratellis

Radio Geronimo 106,1 FM

Indeks

Bersih Desa Giwangan


Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta INDONESIA

Giwangan merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta. Sebagian besar penduduk Kelurahan Giwangan ini bekerja di luar sektor pertanian, dan lahan pertanian semakin lama semakin sempit. Meskipun demikian, terdapat upacara adat yang justru diselenggarakan dalam nuansa pertanian sebagai warisan turun temurun dari leluhur mereka yang bekerja sebagai petani. Upacara di daerah pinggiran Kota Jogja ini disebut Bersih Desa Giwangan.

Awalnya, upacara Bersih Desa ini dilaksanakan setelah masa panen padi tiba. Pada perkembangannya, kegiatan tradisional tersebut kini diselenggarakan pada bulan Besar (tahun Jawa) satu tahun satu kali. Untuk harinya, tidak terpaku pada hari-hari tertentu, hanya saja tidak pada hari pasaran Pon (pasaran Jawa) karena merupakan hari pantangan. Masyarakat percaya bahwa hari pasaran Pon merupakan hari meninggalnya Panembahan Senopati. Tempat pelaksanaan upacara pada waktu dulu dilaksanakan di Pendopo, tetapi karena kemajuan jaman tempat semakin terbatas maka pelaksanaan tempat upacara dilakukan di tempat Rois atau Kaum.

Tujuan dari penyelenggaraan upacara ini adalah sebagai ungkapan syukur kepada Yang Maha Agung karena masyarakat Giwangan telah diberi keselamatan selama satu tahun dan juga permohonan akan keselamatan dan kesejahteraan pada tahun–tahun yang akan datang semoga tidak terdapat bencana atau aral melintang yang berat di wilayah Giwangan.

Bersih Desa Giwangan ini diawali dengan berbagai macam persiapan. Diantaranya adalah dengan melaksanakan kerja bakti di lingkungan masing-masing warga. Kemudian juga dilakukan pembenahan jalan-jalan dan gang-gang kampung agar tampak lebih bersih dan rapi. Di samping itu, juga dipersiapkan arena kesenian yang akan digelar pada saat yang bersamaan dengan upacara Bersih Desa. Persiapan-persiapan tadi kebanyakan dikerjakan oleh kaum lelaki, baik tua maupun muda.

Sedangkan bagi para perempuan, mereka mempersiapkan nasi ambengan yang digunakan untuk kenduri. Sebagian juga mempersiapkan tumpeng dan sesaji lainya yang akan dibagikan pada masyarakat setelah selesai kenduri. Adapun sesaji yang dipergunakan adalah:
- Nasi Gurih, sebagai persembahan kepada para leluhur,
- Ingkung, sebagai lambang manusia ketika masih bayi dan sebagai lambang kepasrahan pada Yang Maha Agung,
- Jajan Pasar, sebagai lambang agar masyarakat mendapat berkah,
- Pisang Raja, sebagai lambang harapan agar mendapat kemuliaan dalam masa kehidupan,
- Nasi Ambengan, sebagai ungkapan syukur atas rezeki dari Yang Maha Agung,
- Jenang, berupa jenang merah putih (lambang bapak dan ibu) dan jenang palang (penolak marabahaya),
- Tumpeng, berupa tumpeng lanang (lambang Yang Maha Agung) dan tumpeng wadon (lambang penghormatan pada leluhur) yang ukurannya lebih kecil, dan
- Ketan Kolak Apem, untuk memetri pada dhanyang yang ada di wilayah Giwangan.

Pelaksanaan upacara ini dari masing–masing warga membawa nasi ambengan menuju rumah Rois untuk diikutkan dalam kenduri, sementara uba rampe yang lain telah dipersiapkan di rumah Rois. Setelah semua berkumpul, Rois kemudian membaca doa; setelah selesai dilakukan makan bersama dengan pembagian ingkung dan tumpeng kepada warga yang hadir dalam kenduri. Bagi yang tidak memakan di tempat, sesaji tersebut dapat dibawa pulang untuk dimakan bersama keluarga sebagai sarana pembawa berkah. Dulu, kenduri dilakukan siang hari tetapi pada saat sekarang ini dilaksanakan pada malam hari dilanjutkan dengan pementasan hiburan dan diakhiri dengan pertunjukkan wayang kulit dengan lakon Tumuruning Dewi Sri dimaksudkan untuk menghormati Dewi Sri sebagai dewi padi.



RSS  RSS Feed
  • Paribasan

    bathuk (Jawa)

         dahi (Indonesia)

         forehead (English)

     

    sadumuk bathuk sanyari bumi

     

    Pertengkaran atau pertikaian yang ditebus dengan nyawa.

     


    A fight or quarrel which sacrifies a life.

     

  • Perhitungan Weton

     

    Silakan mengisi tanggal lahir Anda
    Tampilan dalam bentuk pop up

     

  • Kesaksian

    Selamat buat wajah barunya GudegNet !!!! Makin variatif & informatif. Selamat juga buat temen-temen GudegNet atas reformasi totalnya di GudegNet. Semoga GudegNet tetap jadi salah satu alternatif utama bagi para internet user dalam mengakses info kota Jogja. CaYoo GudegNet !!!!  ...
    alfred(55) - Ex Karyawan Citraweb

    Indeks

     

  • Beritahu Teman

    Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet

    Kode       

     

  •  

  •  

  • Google