Pendopo
Dari :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat
Ke :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat

Polling

Menurut Anda, sistem penentuan Kepala Daerah (Gubernur dan Wakil Gubernur) di DIY yang paling tepat adalah?

  • Penetapan
  • Pemilihan
  • Tidak Tahu

Tangga Lagu

1
Demi Cinta

Kerispati h

2
Untuk Mencintaimu

Seventeen

3
Perempuan Paling Cantik Di Negriku Indonesia

Dewa 19

4
Tak Perlu Keliling Dunia

Gita Gutawa

5
Melepasmu

Drive

6
Laskar Pelang

Nidji

7
Wanita Terindah

Pinkan Mambo

8
Hanya Ingin Pulang

Souljah

9
I Just Wanna Say I Love You

Potret

10
Kecewa

Bunga Citra Lestari

88.7 FM I Radio Jogja

Indeks

Masjid Syuhada Yogyakarta


 Muka   |   Mau ke Sana?   |   Lihat Peta  

Jl. Faridan M. Noto, Kota Baru Yogyakarta INDONESIA 55224

Masjid Syuhada Yogyakarta menjadi satu dari saksi sejarah masyarakat muslim dalam memperjuangkan kemerdekaan. Masjid Syuhada menyimpan candrasengkala sekaligus sebagai peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sehingga hal itu digambarkan dalam bagian-bagian penting bangunan seperti 17 anak tangga di bagian depan, delapan segi tiang gapuranya dan empat kupel bawah serta lima kupel atas.

Keseluruhan bangunan terdiri tiga lantai, di bawah untuk ruangan kuliah, dilengkapi 20 jendela yang diharapkan menjadi peringatan atas 20 sifat Allah SWT. Di lantai dua untuk ruang shalat bagi kaum perempuan, terdapat dua tiang yang seolah-olah menyangga bangunan yang menggambarkan dua buah iktikad manusia. Sedang di lantai tiga sebagai ruang shalat utama, termasuk shalat Jumat di mihrabnya terdapat lima lubang angin yang memberi gambaran sekaligus mengingatkan kepada masyarakat muslim rukun Islam.

Pada 17 Agustus 1950 menetapkan garis kiblat di atas tanah yang sekarang berdiri bangunan representatif. Sedangkan pada 23 September 1950 atau 11 Dzulhijjah 1369 bertepatan dengan Hari Raya Qurban kedua Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang ketika itu selaku Menteri Pertahanan Republik Indonesia, meletakkan batu pertama pembangunan masjid. Dua tahun kemudian tepatnya pada 20 September 1952 seluruh bangunan selesai dan dilakukan pembukaan secara resmi yang bertepatan dengan Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram 1372.

Pembangunan Masjid Syuhada Yogyakarta dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat muslim pada umumnya dan secara khusus memberi penghargaan kepada masyarakat muslim di Yogyakarta yang banyak menyumbangkan bagi masyarakat, bangsa dan negara Indonesia. Lebih dari itu juga dimaksudkan sebagai monumen guna memperingati para pahlawan yang gugur syahid mempertahankan proklamasi kemerdekaan RI.

Masjid yang menggabungkan berbagai arsiktektur selain sejumlah perlambang melekat dalam setiap bangunan, di kubahnya mengambil bentuk-bentuk bangunan yang berkembang di Persia, India dan menjadi bagian dari masjid-masjid yang dibangun ketika itu. Kubah bundar di bagian tengah sebagai kubah utama, dikelilingi kubah kecil di empat sudutnya.

Bangunan berlantai tiga itu memberikan kesempatan kepada masyarakat muslim untuk melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Selain sebagai pusat ibadah, keberadaannya diharapkan menjadi pusat segala kegiatan kemasyarakatan. Di lantai dasar, masyarakat dapat menggunakan untuk kuliah dan beragam kegiatan.



Tempat Menarik Sekitarnya


BII KCU Yogyakarta
Jl. Jend. Sudirman No. 48 Yogyakarta INDONESIA 55224
telp: +62-274-561416
fax: +62-274-561832
Hubungi Kami www.bii.co.id
Defitama Bagus Sejahtera
Hotel Santika, jl. Jendral Sudirman No. 19 Yogyakarta INDONESIA 55233
telp: +62-274-542131
ATM Bank Lippo Sudirman
Jl. Jend. Sudirman No. 50 Yogyakarta INDONESIA 55224
Radio eltiRA 102,1 FM
Jl. Sabirin No. 6 Kotabaru, Yogyakarta INDONESIA 55224
telp: +62-274-557215
fax: +62-274-561275
www.eltirafm.com
Baca selanjutnya
RSS  RSS Feed
  • Paribasan

    alon (Jawa)

         pelan (Indonesia)

         slow (English)

     

    alon-alon waton kelakon (perlahan-lahan asal terlaksana)

     

    (1) Jika mengerjakan sesuatu tidak perlu tergesa-gesa, yang penting terlaksana dan selamat; (2) biar lambat asal selamat; (3) takkan lari gunung dikejar.

     

     

  • Perhitungan Weton

     

    Silakan mengisi tanggal lahir Anda
    Tampilan dalam bentuk pop up

     

  • Kesaksian

    Aku cewek asli Jogja, cuman sedari kecil besar di Jawa Timur. Setelah lulus SMA, aku nglanjutin studi ku ke Jogja. Pulang kampung nih ceritanya. 4 tahun aku tinggal di sana, selama masa kuliahku. Tinggal di Jogja, emang impian ku dari kecil. Seperti apapun, suasana, keramahan dan keindahan kota nya bagiku ...
    Delis Hilda Ferika(24) - Swasta

    Indeks

     

  • Beritahu Teman

    Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet

    Kode       

     

  •  

  •  

  • Google