
Pink
Franz Ferdinand
Frankie J
James Morrison
David Archuleta
Mcfly
Metallica
Cut Copy
Plies Feat. Ne-yo
Fall Out Boy
Istana (Pura) Pakualaman merupakan salah satu pusaka budaya di Kota Gudeg ini.
Pura Pakualaman terbentuk dari rangkaian bangunan yang menyatu di dalam lingkup
tembok keliling menjadi satu komplek seluas 5,4 ha. Sangat menarik untuk mengetahui
bahwa Pura Pakualaman menghadap ke selatan, sehingga berbeda dengan kraton kasultanan
yang secara keseluruhan menghadap ke utara.
Sebagai sebuah pusat pemerintahan, Pura Pakualaman juga dilengkapi dengan alun-alun, masjid, dan pasar. Selain itu juga ada pemukiman penduduk, para abdi dalem, dan bangunan fasilitas lainnya, yang kesemuanya menjadi kawasan kecamatan Pakualaman.
Anda akan melewati alun-alun Sewandana yang juga banyak ditanami pohon beringin, untuk masuk ke dalam komplek Pura Pakualaman. Setelah melewati gerbang utama yang disebut Regol Danawara, Anda akan melihat fasad regol dengan prasasti 7-8-1884 yang menandai masa regol ini dibangun. Di bagian dalam cepuri, terdapat taman dan bangunan inti, di antaranya pendapa Bangsal Sewatama, Dalem Ageng Prabasuyasa yang memuat pasren dan kamar pusaka, Bangsal Sewarengga, Gedhong Maerakaca, Bangsal Parangkarsa, dan Gedong Purwaretna.
Bangunan-bangunan tersebut di atas sebagian berfungsi seremonial dan ada pula yang menjadi bangunan penunjang kehidupan sehari-hari Sri Paku Alam dan keluarga intinya. Selain itu, masih terdapat juga komponen pelengkap seperti kantor, istal, dan kandang menjangan.

balung (Jawa)
tulang (Indonesia)
bone (English)
balung tanpa isi
Bertengkar disebabkan hal yang kecil atau yang sepele.
Silakan mengisi tanggal lahir Anda Tampilan dalam bentuk pop up
Saya berasal dari Cilacap dan sekarang berada di Arab Saudi, bekerja di Unilever Arabia.
Baru-baru ini saya pulang cuti ke tanah air dengan mengambil route Riyadh - Jakarta - Yogyakarta, dan kembali dengan route Yogyakarta - Jakarta - Riyadh.
Karena pesawat Garuda yang aku tumpangi berangkat ...
Alfan Nurhuda(45) - Sales Representative