Pendopo
Dari :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat
Ke :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat

Polling

Bagaimanakah sikap Anda tentang pernyataan mundur Sultan Hamengku Buwono X pada pencalonan Gubernur DIY 2008 mendatang?

  • Tidak setuju
  • Setuju
  • Tidak tahu

Tangga Lagu

1
Meneketehe

Manis Manja Group

2
Jangan Diraba

Tuty Wibowo

3
Ga Jaman Punya Pacar Satu

Anita Khaca

4
Salam Dangdut

Frida Kdi

5
Munajat Cinta

Della Citra

6
Bang Toyib Pulang Kampung

Amoy Rainita

7
Tante Girang

Alny

8
Sedang Ingin Bercinta

Donna Ray

10
Mata Keranjang

Artika

Radio MBS 92.50 FM

Indeks

Rumah Sakit Panti Rapih


 Muka   |   Mau ke Sana?   |   Lihat Peta   |   Hubungi Kami  

Jl. Cik Ditiro No. 30 Yogyakarta INDONESIA 55223
telp: +62-274-563333, 515709, 514845 fax: +62-274-564583 Hubungi Kami www.pantirapih.or.id

RS Panti Rapih berdiri sejak th 1929 sebagai pengejawantahan semangat cinta kasih kepada sesama yang menderita. Dikelola oleh Yayasan Panti Rapih dalam jalinan kerjasama dengan suster-suster cinta kasih St. Carolus Boromeus. Sasaran utama adalah menyelenggarakan pelayanan kesehatan paripurna yang sebaik mungkin dengan biaya terjangkau.

JAM BESUK
Pagi: 10.00 - 12.00 WIB
Sore: 17.00 - 18.30 WIB

SEJARAH
Pada bulan Januari 1929, tibalah lima orang Suster Cintakasih St. Carolus Borromeus untuk melayani orang sakit di daerah Yogyakarta. Mereka adalah Sr. Gaudentia Brand, Sr. Yudith de Laat, Sr. Ignatia Lemmens, Sr. Simonia, dan Sr. Ludolpha de Groot (yang tersebut pertama dan kedua saat ini masih berada di Nederland). Atas prakarsa dan usaha Ir. Schmutzer, Direktur pabrik Gula di Ganjuran, dibangunlah sebuah Rumah Sakit. Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Ny. C.T.M. Schmutzer van Rijckevorsel pada tanggal 15 September 1928. Dan pembangunan dapat diselesaikan pada pertengahan bulan Agustus 1929. Pada tanggal 25 Agustus 1929, Mgr. Van Velsen, SJ berkenan memberkati bangunan baru tersebut. Pada tanggal 14 September 1929 secara resmi rumah sakit ini dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII dengan nama Rumah Sakit "Onder de Bogen."
 
Beberapa tahun kemudian Sri Sultan Hamengku Buwono VIII juga berkenan menghadiahkan sebuah mobil ambulance kepada Rumah Sakit Onder de Bogen. Bangunan yang dihiasi dengan lengkungan-lengkungan dan nama Onder de Bogen, lengkaplah sudah nostalgia bagi para Suster CB yang berdinas di rumah sakit ini akan rumah induk biara Suster-suster CB di Maastricht, Belanda. Para Suster melayani dan merawat orang sakit, meringankan penderitaan sesama sesuai dengan ajaran Injil tanpa memandang agama maupun bangsa. Sedikit demi sedikit penderita datang untuk dilayani dan dirawat. Semakin lama semakin bertambah dan meningkat jumlahnya. Diantara pada penderita tersebut sebagian besar adalah para pejabat Belanda dan kerabat Kraton. Sultan Hamengku Buwono VII sendiri menjelang wafatnya juga sempat dirawat di rumah sakit ini.
Pada tahun 1942 datanglah bangsa Jepang untuk menjajah Indonesia tercinta ini. Dalam waktu singkat, penderitaan besar segera melanda seluruh penjuru Indonesia. Rumah Sakit Onder de Bogen tidak terhindar pula dari penderitaan ini. Pengelolaan rumah sakit menjadi kacau balau. Keadaan keuangan rumah sakit benar-benar menyedihkan : biaya rutin saja harus ditutup dengan segala susah payah. Sementara itu para Suster Belanda diinternir dan dimasukkan kamp tahanan Jepang. Dan saat yang paling pedih pun datang ; rumah sakit Onder de Bogen diambil alih menjadi rumah sakit pemerintah Jepang. Dr. Sentral selaku Direktur Rumah Sakit, dipindahkan ke Rumah Sakit Panti Rapih, yang juga sudah diambil alih pemerintah Jepang. Pimpinan rumah sakit diserahkan kepada Sr. Sponsaria, dan Moeder Yvonne diangkat sebagai pembesar Umum Suster CB di Indonesia. Keadaan rumah sakit menjadi semakin parah. Pemerintah Jepang juga menghendaki agar segala sesuatu termasuk bahasa, yang berbau Belanda tidak digunakan di seluruh muka bumi Indonesia. Tidak luput pula nama rumah sakit ini harus diganti nama pribumi. Mgr. Alb. Soegijopranoto, SJ, Bapa Uskup pada Keuskupan Semarang berkenan memberikan nama baru "Rumah Sakit Panti Rapih", yang berarti Rumah Penyembuhan.
Sesudah masa pendudukan Jepang, berkibarlah dengan megahnya Sang Dwi Warna, Merah Putih, dan para Suster CB dapat kembali lagi ke rumah sakit Panti Rapih. Dengan semangat cintakasih, mereka merawat para pejuang kemerdekaan bangsa Indonesia, diantaranya Bapak Panglima Besar Angkatan Perang Republik Indonesia, Jenderal Sudirman. Ketika Sr. Benvunito -- seorang Suster CB yang merawat Jend. Sudirman -- memperingati genap dua puluh lima tahun hidup membiara, Bapak Panglima Besar Jend. Sudirman berkenan merangkai sebuah sajak indah dan ditulis tangan dengan hiasan yang cantik khusus untuk Suster Benvunito dan RS Panti Rapih. Sajak yang berjudul RUMAH NAN BAHAGIA tersebut saat ini masih tersimpan dengan baik.
 
Sesudah kedaulatan Indonesia diakui oleh dunia Internasional, maka RS Panti Rapih juga semakin dikenal dan mendapat kepercayaan dari masyarakat. Semakin banyak pula penderita yang datang dan dirawat di RS Panti Rapih. Untuk mengimbangi hal ini, para pengurus Yayasan dan para Suster merencanakan untuk memperluas bangunan dan menambah fasilitas yang ternyata membutuhkan dana dan pembiayaan yang tidak sedikit. Para Suster CB bersama Pengurus Yayasan berusaha keras sekuat tenaga untuk mendapatkan dana bantuan, baik dari Pemerintah maupun dari umat Katolik. Sekedar untuk menambah dana, para Suster CB membuat lukisan-lukisan dan pekerjaan tangan lainnya untuk dijual. (Atas jasa dan jerih payah Bapak Marcus Mangoentijoso, yang menjabat sebagai Pengurus Yayasan pada waktu itu, diperoleh bantuan yang cukup besar dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Yayasan Dana Bantuan, yang dapat dimanfaatkan untuk membangun bangsal Albertus, bangsal Yacinta dan Poliklinik Umum.)
RS Panti Rapih membuka cabang berupa Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan di daerah Pakem dan di daerah Kalasan. Khusus untuk warga masyarakat yang lemah dan miskin yang benar-benar membutuhkan pelayanan rumah sakit, dibukalah bangsal PUSPITA.
VISI
RS Panti Rapih sebagai rumah sakit rujukan yang memandang pasien sebagai sumber inspirasi dan motivasi kerja dengan memberikan pelayanan kepada siapa saja secara profesional dan penuh kasih dalam suasana syukur kepada Tuhan.
 
MISI
RS Panti Rapih menyelenggarakan pelayanan kesehatan menyeluruh secara ramah, adil, profesional, ikhlas dan hormat dalam naungan iman Katolik yang gigih membela hak hidup insani dan berpihak kepada yang berkekurangan.
 
RS Panti Rapih memandang karyawan sebagai mitra karya dengan memberdayakan mereka untuk mendukung kualitas kerja demi kepuasan pasien dan keluarganya, dan dengan mewajibkan diri menyelenggarakan kesejahteraan karyawan secara terbuka, proporsional, adil dan merata sesuai dengan perkembangan dan kemampuan.

LAYANAN KESEHATAN
- Klinik Umum & Spesialis
- Klinik Alternatif
- Layanan Rawat Inap
- Layanan Pendukung:
- Laboratorium
- Radiologi
- Fisioterapi
· Konsultasi Gizi
· Kamar Bedah
· U.P.I
· Kamar Bersalin
· Haemodialisa
· Treadmill
· LFT
· ECG
· Endoscopy
· PasSosMed
· UPKMRS
· Rumah Duka

MEDICAL CHECK-UP
PAKET SEDERHANA - Rp. 90.000
- Pemeriksaan Fisik Oleh Dokter Umum
- Foto Thorax
- Laboratorium : Darah & Urine Rutin

PAKET DASAR – Rp.135.000,-
- Pemeriksaan Fisik Oleh Dokter Umum
- Foto Thorax
- Laboratorium: Darah & Urine Rutin, Faeces Rutin, HbsAg

PAKET EKSEKUTIF STANDAR- Rp. 325.000,-
Pemeriksaan Fisik Oleh Dokter Umum
- Foto Thorax
- EKG
- Laboratorium: Darah & Urine Rutin, Faeces Rutin, HbsAg, Gula Darah (N, PP), Fungsi Hati, Fungsi Ginjal, dan Fungsi Lemak

PAKET EKSEKUTIF LANJUTAN
Pria Rp. 570.000,-
Perempuan : Rp. 640.000,-
- Pemeriksaan Fisik Oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam
- Pemeriksaan Mata Oleh Dokter Spesialis Mata
- Pemeriksaan THT Oleh Dokter Spesialis THT
- Pemeriksaan Gigi Oleh Dokter Gigi
- Pemeriksaan Syaraf Oleh Dokter Spesialis Syaraf
- Pemeriksaan Kandungan & Pap's Smear Oleh Dokter Spesialis Kandungan
- Foto Thorax
- EKG
- USG Abdomen
- Laboratorium: Darah & Urine, Faeces Rutin, HBsAg, Anti HBs, Fungsi Hati, Fungsi Ginjal, Fungsi Lemak

PAKET EKSEKUTIF MENYELURUH
Pria Rp. 735.000,-
Perempuan : Rp. 810.000,-
- Pemeriksaan Fisik Oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam
- Pemeriksaan Mata Oleh Dokter Spesialis Mata
- Pemeriksaan THT Oleh Dokter Spesialis THT
- Pemeriksaan Gigi Oleh Dokter Gigi
- Pemeriksaan Syaraf Oleh Dokter Spesialis Syaraf
- Pemeriksaan Kandungan & Pap's Smear oleh Dokter Spesialis Kandungan
- Foto Thorax
- EKG
- USG Abdomen
- Treadmill
- Audiometri
- Spirometri
- Laboratorium: Darah & Urine, Faeces Rutin, HBsAg, Anti HBs, Fungsi Hati, Fungsi Ginjal, Fungsi Lemak, dan Serologi VDRL

TIP & TRIK
Bawalah identitas diri (KTP atau SIM) untuk kelengkapan prosedur pendaftaran. Hal ini akan memperlancar pelayanan dari pihak rumah sakit.
 
Bila Anda adalah perokok, sebagai pengunjung Anda diharapkan untuk tidak merokok di dalam lingkungan rumah sakit demi kesehatan pasien dan pengunjung lainnya.
 
Perhatikan jam besuk agar Anda tidak kerepotan ketika berkunjung dan bertabrakan dengan jam istirahat pasien.
 
Perhatikan peraturan Rumah Sakit terutama berhubungan dengan alat-alat elektronik dan magnetik yang dapat mempengaruhi peralatan medis atau perlengkapan Bantu pasien tertentu, seperti telepon genggam, PDA, atau laptop.


Tempat Menarik Sekitarnya


Universitas Gadjah Mada
Bulaksumur Yogyakarta INDONESIA 55281
telp: +62-274-562011
fax: +62-274-565223
Hubungi Kami www.ugm.ac.id
Restoran Ayam Goreng Ninit
Jl. C. Simanjutak No. 20 Yogyakarta INDONESIA 55223
telp: +62-274-7484777
Bank Lippo Kantor Kas RS. Panti Rapih
JL. Cik Ditiro No. 30 Yogyakarta INDONESIA 55223
telp: +62-274-562119
fax: +62-274-563333
Hubungi Kami www.lippobank.co.id
Radio Swaragama 101,7 FM
Lantai 3-4 Graha Pantja Dharma ( UPT Perpustakan Unit II ) UGM Yogyakarta INDONESIA 55281
telp: +62-274-549515, 549513
fax: +62-274-549513
Hubungi Kami www.swaragama.com
Baca selanjutnya
RSS  RSS Feed
  • Paribasan

    bebek (Jawa)

         itik; bebek (Indonesia)

         a duck (English)

     

    bebek diwuruki nglangi

     

    Orang yang sudah pandai dan biasa melakukannya, masih diajari lagi.

     


    A smart person or an expert, but he/she still learns the lesson.

     

  • Perhitungan Weton

     

    Silakan mengisi tanggal lahir Anda
    Tampilan dalam bentuk pop up

     

  • Kesaksian

    Pertama menginjakkan kaki di jogja 5 mei 2007 alasan ke jogja karena begitu sayangnya aku dgn alm. tunanganku karena dia kuliah di jogja. Ceritanya aku dan teman2 kuliah alm. napak tilas ketempat2 yang biasa disinggahi oleh tunanganku.Setelah aku balik lg ke kota asalku Balikpapan ternyata aku ...
    ayusari dewi(28) - wiraswasta

    Indeks

     

  • Beritahu Teman

    Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet

    Kode       

     

  •  

  •  

  • Google