
WHAT'S NEW
Pemkot Gelar Pentas Seni Reguler 2009
Selasa, 10 Maret 2009, 09:03 WIB
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mencanangkan pengembangan kesenian berbasis kewilayahan dengan membentuk paguyuban-paguyuban kesenian di tingkat kelurahan di Kota Yogyakarta.
Paguyuban yang ada--khusus paguyuban kesenian tradisional--akan diberikan bantuan dana bagi kelangsungan organisasionalnya sekaligus sebagai sarana koordinasi dan komunikasi antara pemerintah dan pelaku seni.
"Paguyuban seni yang dibentuk pemkot nanti akan mendapat bantuan dana untuk organisasinya, bukan untuk kegiatannya," kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta, M Sudibyo di Balaikota, Sabtu (07/02).
Pada tahun 2007, pemkot telah menganggarkan dana sebesar Rp 2 juta bagi tiap kelurahan di Kota Yogyakarta. Sedangkan pada 2008 dananya ditingkatkan menjadi Rp 3 Juta untuk masing-masing kelurahan.
Menurut Sudibyo, Dana tersebut sebagai perangsang bagi pelaku kesenian di tingkat kelurahan yang ada dan telah terdaftar di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta.
"Dana tersebut sebagai stimulan bagi pelaku kesenian tradisional yang ada di masing-masing kelurahan dan terdaftar di Disparbud Kota Yogyakarta," ujarnya.
Kesempatan tersebut, selain sebagai ajang eksistensi bagi pelaku kesenian tradisi, diharapkan juga sebagai apresiasi terhadap kesenian tradisi di masyarakat, di samping sebagai hiburan dan penunjang pariwisata di Kota Yogyakarta.
Rencananya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta akan memberikan kesempata bagi masing-masing paguyuban kesenian yang ada untuk tampil di acara Pentas Kesenian Reguler Tahun 2009 ini.
Kegiatan yang akan digelar di Taman Abu Baka Ali--Gedung LIBI--dan Benteng Vredeburg ini akan diselenggarakan setiap malam minggu dan malam-malam libur nasional dengan mengendepankan pertunjukan seni tradisional.
Mengawali pentas, pada 14 Maret mendatang akan digelar launching Pentas Seni Reguler dengan tema "Pesona Seni Jogja dalam Balutan Seni Pertunjukan Jalanan" yang bekerjasama dengan kelompok Natya Lakshita pimpinan Didik Nini Thowok.
Selain Natya Lakshita, akan tampil pula kelompok Pasembaja, Komunitas Anak Budaya, dan Jathilan Turangga Wiwaha yang turut dalam pawai yang akan dimulai pada pukul 16.00 WIB ini.
Sekitar 300 seniman akan mendukung pawai yang akan mengambil start dari hotel Inna aruda dan finish di Benteng Vredeburg. Selanjutnya, pada pukul 21.00 WIB akan ada pentas Natya Lakshita di panggung reguler di depan Benteng Vredeburg.
Saat ini di Kota Yogyakarta terdapat sekira 300 unit kesenian tadisional yang masih hidup dan telah terdaftar di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta. Keberadaannya sebagai warisan budaya adiluhung laik dipertahankan. Potensinya pun diperlukan untuk menunjang pariwisata Kota Yogyakarta.
Joko Widiyarso - GudegNet
Tag:
seni tradisional seni budaya
AGENDA TERKAIT