16 April 2014 |
Login | Daftar
Eng
Dagadu 2013
Lotus Health
x
WHAT'S NEW

Keraton Yogyakarta Pamerkan Benda Bersejarah

Rabu, 24 Februari 2010, 16:06 WIB


Untuk memeriahkan perayaan Sekaten tahun ini, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menggelar pameran benda sejarah yang dimiliki sejak zaman Sultan Hamengku Buwono I hingga Hamengku Buwono X di Pageleran Keraton pada 16 hingga 26 Februari 2010 mendatang.

Pada pameran ini, sebanyak lima kereta pusaka keraton, dua mobil dinas kepresidenan, sejumlah keris, berbagai kerajian tardisional, wayang kulit, pohon silsilah, alat adu jangkrik dan lain-lain dipertontonkan bagi masyarakat. Hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 3 ribu, -benda bersejarah Kraton Yogyakarta tersebut mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB.

Abdi Dalem Staf Tepas Keprajuritan Keraton Ngayogyakarta Hadingrat, Riyo Yoso Kanowo menyatakan, pameran ini sudah rutin digelar sejak dulu dan merupakan bagian dari rangkaian perayaan Sekaten, sekaligus memeriahkan acara tersebut hingga penutupan acara Sekaten nantinya dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Pagelaran Keraton.

"Pameran ini menampilkan lima kereta pusaka Kraton yakni Kyai Garudayaksa atau kereta kencana, Kyai Winomoputro, Kyai Mondo Juwolo, Kyai Manikretno dan Kyai Jatayu, selain itu yang menarik adak mobil dinas Sultan HB IX ketika menjabat sebagai Wakil Presiden RI berupa Cadilac tahun 1964 dan ketika menjabat sebagai Menko Ekuin dengan mobil Ford tahun 1964," katanya di Pagelaran Kraton Yogyakarta, Rabu (24/2).

Riyo menegaskan, Kereta Kyai Garudayaksa atau kereta kencana ditarik oleh delapan kuda. Kereta ini dibuat Hermans & co di Den Haag, Belanda, tahun 1867-1869 dan digunakan untuk penobatan HB VIII, HB IX, dan HB X. Kyai Winomoputro yang ditarik oleh 6 ekor kuda dipergunakan untuk kendaraan dinas putra mahkota buatan Hermans&co tahun 1950-1960 dan dipergunakan sejak pemerintahan HB VI.

Sementara Kyai Mondro Juwolo merupakan kereta berbentuk 'Kupe' dengan ikatan-ikatan rim yang berati sinar cemerlang dibuat tahun 1810-1830 yang dahulu digunakan sebagai kendaraan dinas Pangeran Diponegoro sewaktu menjadi wali pada pemerintahan HB V.

Sedangkan Kyai Jatayu yang dibuat di Yogyakarta tahun 1925-1933 yang dirancang sendiri oleh HB VIII dan ditarik empat ekor kuda tanpa kusir untuk galdi bersih prajurit dan menyaksikan pacuan kuda di Balapan. Sedangkan Kyai Manikretno yang berarti permata manis buatan Hermans & co Den Haag pada tahun 1815 yang ditarik dua ekor kuda, dipergunakan pada masa pemerintahan HB VI dan V untuk pesiar dan keliling benteng keraton. "Masing-masing kereta memiliki sejarahnya sendiri," tambahnya.

Riyo menambahkan, selain kekayaan kendaraan keraton berupa kereta kuda, dipertontonkan juga mobil yang digunakan Sultan HB IX saat menjadi wakil presiden. Pengunjung juga disuguhi pameran pusaka keraton pada masa penjajahan Belanda, seperti senapan laras panjang, aneka keris, dan pedang.
"Pengunjung tidak takut atau khawatir jika membutuhkan informasi mengenai apa saja yang dipamerkan karena telah ditugaskan abdi dalem KHP Puraraksa sebanyak 11 orang untuk membantu dan mengawasi" paparnya.

Joko Widiyarso - GudegNet

Tag: kraton sejarah


AGENDA TERKAIT


CARI BERITA
Berdasarkan Kata Kunci
Kategori
Tanggal Upload
Semua
-

Yogyakarta -
- Yogyakarta
Yogyakarta -
- Yogyakarta
BERITA LAIN

BERITA TERKAIT

AGENDA

Indeks
HOTEL
KULINER
PLESIRAN
RENTAL MOBIL
WARUNG GUDEG

Tentang Kami | Aturan | Hubungi Kami | Banner | Peta Situs | Kembali ke Atas

Copyright © 2000-2014 Citraweb Nusa InfoMedia. All rights reserved.