24 April 2014 |
Login | Daftar
Eng
Dagadu 2013
Lotus Health
x
WHAT'S NEW

Mengenang 2 Tahun Rendra di Karta Pustaka Yogyakarta

Rabu, 3 Agustus 2011, 10:19 WIB


Mengenang 2 tahun Rendra merupakan sebuah cara untuk mengingat pikiran baiknya yang selalu membangunkan masyarakatnya untuk selalu eling dan waspada. Dalam syair Maskumambang ia menengarai betapa bangsa Indonesia telah kehilangan kemandiriannya. Bangsa kita kini seperti dadu.//Terperangkap dalam kaleng hutang,//yang dikocok-kocok bangsa adikuasa,...

Semangat Rendra dalam sajak di atas mengilhami pelbagai komunitas di Yogyakarta yang tergabung dalam Lintas Komunitas Yogya untuk menyelenggrakan acara 2 Tahun Rendra Berpulang. Judul sajak Maskumambang akhirnya ditetapkan sebagai tema acara.

Maskumambang dikenal sebagai tembang dukacita yang sudah banyak dikenal oleh orang Jawa. Secara harafiah artinya emas yang terapung. Emas yang terapung di air bukanlah emas yang sebenarnya. Seperti warna emas yang tersemburat di langit ketika senja.

Warna itu hanyalah pantulan cahaya matahari yang sudah tenggelam pada titik-titik air di cakrawala. Warna emas itu hanyalah ilusi. Ya. Ilusi yang mengantar kepada kegelapan malam. Syahdan, Maskumambang adalah dukacita karena menyadari banyaknya ilusi di dalam kehidupan.

Akan hadir dalam acara tersebut musik Rasamaya dari Solo, Kelompok Balemong dari Ungaran, Mereka akan membawakan repertoar yang diberi judul Kerajaan Maling. Turut pula meramaikan kelompok Kepal SPI yang merupakan grup musik dari Yogya yang dikenal sangat intens berpentas menyuarakan suara wong cilik.

kelompok SABU pimpinan musisi gaek Untung Basuki dari Yogya juga akan tampil membawakan lagu-lagu mereka yang aransemennya berangkat dari puisi-puisi Rendra.

Disuguhkan pula pembacaan puisi Rendra antara lain: Hari Leo (Rick dari Corona), DS Priyadi (Maskumambang), Nurul Hadi (Tentang Mata), Herman Aga (Doa untuk Anak Cucu), Haris K. (Sajak Pertemuan Malam) dan Sitoresmi Prabuningrat.

Beberapa kisah testimoni akan dibeberkan oleh Fajar Suharno, Bakdi Soemanto, Haris Kertorahardjo, Raudal Tanjung Banua dan pemanjatan doa oleh budayawan Emha Ainun Nadjib.

Acara 2 Tahun Rendra Berpulang ”Maskumambang” diharapkan bisa menjadi ruang kontemplasi khalayak Yogyakarta untuk membaca ulang situasi zaman ini.
 

Budi W - GudegNet

Tag: rendra maskumambang karta pustaka


AGENDA TERKAIT


CARI BERITA
Berdasarkan Kata Kunci
Kategori
Tanggal Upload
Semua
-

Yogyakarta -
- Yogyakarta
Yogyakarta -
- Yogyakarta
BERITA LAIN

BERITA TERKAIT

AGENDA

Indeks
HOTEL
KULINER
PLESIRAN
RENTAL MOBIL
WARUNG GUDEG

Tentang Kami | Aturan | Hubungi Kami | Banner | Peta Situs | Kembali ke Atas

Copyright © 2000-2014 Citraweb Nusa InfoMedia. All rights reserved.