
WHAT'S NEW
Mengenang 2 Tahun Rendra di Karta Pustaka Yogyakarta
Rabu, 3 Agustus 2011, 10:19 WIB

Mengenang 2 tahun Rendra merupakan sebuah cara untuk mengingat pikiran baiknya yang selalu
membangunkan masyarakatnya untuk selalu eling dan waspada. Dalam syair Maskumambang ia menengarai betapa bangsa Indonesia
telah kehilangan kemandiriannya.
Bangsa kita kini seperti dadu.//Terperangkap dalam kaleng hutang,//yang dikocok-kocok
bangsa adikuasa,...
Semangat Rendra dalam sajak di atas mengilhami pelbagai komunitas di Yogyakarta yang
tergabung dalam Lintas Komunitas Yogya untuk menyelenggrakan acara 2 Tahun Rendra Berpulang. Judul sajak Maskumambang
akhirnya ditetapkan sebagai tema acara.
Maskumambang dikenal sebagai tembang dukacita yang sudah banyak dikenal oleh orang Jawa.
Secara harafiah artinya emas yang terapung. Emas yang terapung di air bukanlah emas yang sebenarnya. Seperti warna emas yang
tersemburat di langit ketika senja.
Warna itu hanyalah pantulan cahaya matahari yang sudah tenggelam pada titik-titik air di
cakrawala. Warna emas itu hanyalah ilusi. Ya. Ilusi yang mengantar kepada kegelapan malam. Syahdan, Maskumambang adalah
dukacita karena menyadari banyaknya ilusi di dalam kehidupan.
Akan hadir dalam acara tersebut musik Rasamaya dari Solo, Kelompok Balemong dari Ungaran,
Mereka akan membawakan repertoar yang diberi judul Kerajaan Maling. Turut pula meramaikan kelompok Kepal SPI yang merupakan grup
musik dari Yogya yang dikenal sangat intens berpentas menyuarakan suara wong cilik.
kelompok SABU pimpinan musisi gaek Untung Basuki dari Yogya juga akan tampil membawakan
lagu-lagu mereka yang aransemennya berangkat dari puisi-puisi Rendra.
Disuguhkan pula pembacaan puisi Rendra antara lain: Hari Leo (Rick dari Corona), DS Priyadi
(Maskumambang), Nurul Hadi (Tentang Mata), Herman Aga (Doa untuk Anak Cucu), Haris K. (Sajak Pertemuan Malam) dan Sitoresmi
Prabuningrat.
Beberapa kisah testimoni akan dibeberkan oleh Fajar Suharno, Bakdi Soemanto, Haris
Kertorahardjo, Raudal Tanjung Banua dan pemanjatan doa oleh budayawan Emha Ainun Nadjib.
Acara 2 Tahun Rendra Berpulang ”Maskumambang” diharapkan bisa menjadi ruang kontemplasi
khalayak Yogyakarta untuk membaca ulang situasi zaman ini.
Budi W - GudegNet
Tag:
rendra maskumambang karta pustaka
AGENDA TERKAIT