
WHAT'S NEW
Siswa-Siswi SMA & SMK Belajar di Balai Yasa Yogyakarta
Senin, 30 April 2012, 15:38 WIB

Yomas seorang Siswa SMK Bobkri 1 Yogyakarta ini nampak intens memperhatikan mentor yang
sedang menjelaskanp proses pembuatan komponen kereta api di Balai Yasa Yogyakarta tadi siang (30/04). Ia beserta 124 siswa
SMK & SMA dari 5 sekolah yang berbeda mengikuti Job Shadow dari General Electric (GE) yang bekerjasama dengan PT KAI dan
Prestasi Junior Indonesia.
Baik Yomas maupun teman-temannya, merasa senang bisa mengikuti acara yang bertujuan untuk
memberikan gambaran tentang pekerjaan profesional. "Dari sini Kami bisa mengetahui pekerjaan riil dilapangan seperti apa,"
ungkap siswa yang kini mengambil jurusan Akuntansi dan telah duduk dikelas 11 itu.
Balai Yasa dikenal sebagai pusat perawatan lokomotif terbesar di ASEAN dirasa sangat pas
bagi siswa-siswi yang kini masuk dipendidikan menengah itu."Dari kegiatan ini mereka akan mendapatkan perspektif baru dalam
pelaksanaan kerja yang sesungguhnya," jelas Executive Director Prestasi Juniar Indonesia, Robert Gardiner.
Job Shadow ini memang memiliki tujuan mulia dalam rangka untuk meningkatkan mutu pendidikan
di Indonesia. "Jangan sampai negara ini kalah dengan Vietnam, bila generasi penerus di Indonesia tidak diperkenalkan
bagaimana bekerja secara baik maka Kita akan tertinggal dengan negara tetangga," tambah Robert.
Sementara itu Head of Government Relation GE Transportation, Andy Nahil Gultom saat ditanya
oleh rekan media mengenai mengapa Job Shadow ini bekerjasama dengan PT KAI, Ia menjelaskan bahwa antara GE dan PT KAI telah
terjalin kerjasama selama 55 tahun. "Kami juga menyediakan lokomotif buatan GE Jerman," jelasnya.
Lebih lanjut, Andy mengatakan bahwa kerjasama ini tidak hanya soal keuntungan saja,
melainkan kegiatan CSR semacam ini merupakan bentuk bussines company yang wajib untuk ditingkatkan.
Di lokasi yang berbeda, Yomas dan rekan-rekannya kini jadi mengerti bagaimana membuat
sebuah company profile, menganalisa SWOT, menentukan posisi struktur organisasi, serta menjalankan wirausaha karena mentor-
mentor dari PT KAI secara langsung memberikan pelajaran saat mereka melakukan kunjungan di kantor Dop VI Yogyakarta.
"Setelah ini, Saya beserta 24 siswa dari sekolah kami akan membuat sebuah kelompok usaha
yang akan kami namai Water Blue, sebuah konsep membuat kerajinan dari lampu yang dipadu padan dengan pelepah pohon pisang,
nantinya usaha ini akan kami bagi sesuai struktir organisasi, produksi dan penjualan," pungkas Yomas mengakhiri sesi
bincang-bincang dengan Tim Gudegnet.
Budi W - GudegNet
Tag:
ge sri purnomo