Sementara itu Kepala Bidang Kesenian Disbudpar Sleman Edy Winarya, S.Sn mengungkapkan bahwa pihak pemerintah daerah juga merasa bersyukur karena dari ajang festival tersebut terlihat adanya apresiasi yang relatif bagus dari masyarakat sekitar. Di sisi lain festival tersebut juga menunjukkan bahwa generasi muda khususnya di Sleman masih memiliki kepedulian
dalam melestarikan seni budaya daerah. Hal tersebut dibuktikan dalam dalam festival tersebut khususnya pentas karawitan dan sanggar serta pentas seni tradisional kerakyatan sekitar 90% pelakunya adalah generasi muda.
Hal tersebut untuk menepis opini bahwa generasi muda sudah tidak lagi mencintai seni budaya daerah. Opini tersebut tidak bisa
digeneralisir begitu saja, buktinya Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi masih justru didominasi oleh para pelaku muda.
Seni budaya di Sleman senantiasa terus berkembang dari waktu ke waktu, bahkan menurut catatan terakhir kelompok seni tradisional jathilan berjumlah 552 kelompok, dan bertambah 11 kelompok di tahun 2011 sehingga secara total berjumlah 563 kelompok. Ini juga menunjukkan bahwa seni tradisional banyak diminati oleh masyarakat khususnya generasi muda.