Pendopo
Dari :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat
Ke :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat

Polling

Bagaimana Anda mudik lebaran tahun ini?

  • Dengan kendaraan pribadi
  • Dengan kendaraan umum
  • Tidak mudik

Tangga Lagu

1
Aku Percaya Kamu

D’massive

2
Untuk Mencintaimu

Seventeen

3
Baiknya

Ada Band

4
Perempuan Paling Cantik Di Negeriku Indonesia

Dewa 19

5
Menghujam Jantungku

Tompi

6
Godai Aku Lagi

Agnes Monica

7
Sakit Bukan Main

Mulan Jameela

8
Kunobatkan Jadi Fantasi

The Upstairs

9
Bukan Superstar

Project Pop

10
Hikayat Cintaku

Gleen Fredly & Dewi Persik

Radio Geronimo 106,1 FM

Indeks
Senin, 17 Maret 2008, 08:31 WIB

Sultan HB X Luncurkan Buku

Joko Widiyarso - GudegNet


Merajut Kembali KeIndonesiaan Kita_SultanHBXSebagai seorang anak bangsa, Sri Sultan Hamengku Buwono X diketahui mempunyai banyak buah pemikiran tentang kenegaraan yang telah disampaikan dalam berbagai kesempatan di ruang publik. Pengalamannya menjadi raja Kraton Yogyakarta menjadikannya seorang negarawan yang diharapakan mampu berperan dalam menata kembali bangsa dan negara Indonesia yang perlahan mulai kehilangan ke-Indonesia-annya.

Selama kurang lebih satu dekade, Sultan akhirnya dapat menyatukan konsep dan pemikirannya dalam sebuah buku berjudul "Merajut Kembali KeIndonesiaan Kita". Dalam buku setebal 310 ini, Sultan menawarkan lima pokok pemikiran untuk kembali merajut negara Indonesia yakni: Merajut Kembali Kebudayaan, Merajut Kembali Kebangsaaan, Merajut Kembali Ekonomi, Merajut Kembali Politik, dan Merajut Kembali Hukum dan Pertahanan Keamanan.

Peluncuran buku ini didasari pada banyaknya permasalahan bangsa yang terjadi akhir-akhir ini. Keanekaragaman suku dan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indoenesia ternyata tidak mampu menjadi pemerkokoh bangsa ini, namun justru menjadi pemicu konflik antar masyarakat. "Maraknya permasalahan bangsa yang terjadi akhir-akhir ini mendasari buku ini diluncurkan," kata Sultan dalam sambutannya di Auditorium Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (15/02).

Hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh seperti Meutya Hatta, Surya Paloh, HS Dillon, Sri Edi Swasono dan Garin Nugroho yang berkesempatan memberikan prolog mengenai buku tersebut. Dalam prolognya, budayawan yang juga dikenal sebagai sineas ini mendesak agar buku ini cepat diterbitkan dan agar edisi kedua cepat muncul. Menurutnya, kiamat sudah dekat dan Indonesia butuh negarawan sejati seperti Sultan. "Kiamat sudah dekat, jadi negarawan seperti Sultan harus muncul dengan pemikiran yang berguna bagi bangsa dan negara Indonesia" kata Garin.

Pada sesi selanjutnya, diberikan kesempatan bagi Prof. Komarudin Hidayat, Prof. Soetardjo, Mira Lesmana dan Fransiskus Welirang untuk membahas buku yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama ini.

Menurut Prof. Komarudin Hidayat, buku ini dapat menjadi cetak biru bagi pemimpin masa depan bangsa Indoensia untuk kembali menjalankan dan menata kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tag: sultan hb x buku

Simpan di:

Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to Delicious Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to Digg Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to reddit Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to Facebook Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to StumbleUpon Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to Lintas Berita Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to FURL Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to Technorati Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to Newsvine Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to Ma.gnolia Add 'Sultan HB X Luncurkan Buku' to Google Bookmarks


Berita Terkait


Agenda Terkait



Tag

Cari Berita

Berdasarkan Kata Kunci
Kategori
Tanggal Upload
Semua
-
  • Paribasan

    begja (Jawa)

         untung (Indonesia)

         luck (English)

     

    begja kamayangan

     

    Untung yang berlipat-lipat; sangat beruntung; mendapat durian runtuh.

     


    Double or triple or multiple luck; having a very good luck.

     

  • Perhitungan Weton

     

    Silakan mengisi tanggal lahir Anda
    Tampilan dalam bentuk pop up

     

  • Kesaksian

    Jogja..............  Selalu tak terpisahkan dengan sebutan Kota Budaya, Kota Pelajar dan Kota Wisata.... Namun bagiku semua tak seperti itu..... Banyak yang telah merubah dari sebutan itu... Kini  Jogjaku bukan lagi menjadi kota Pelajar...tpi menjadi  kota "Pelacur" banyak ...
    wisnu aji(20) - mahasiswa

    Indeks

     

  • Beritahu Teman

    Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet

    Kode       

     

  •  

  •  

  • Google