
Siapa tak tahu
Oei Hong Djien. Seorang kolektor seni rupa yang hingga kini telah mengkoleksi ribuan lukisan karya pelukis lokal, nasional, maupun maestro dunia seperti Picasso, Van Gogh, dll.
Saat ini, selain menjadi konsultan bagi Jogja Gallery (JG), Oei Hong Djien juga tercatat menjadi konsultan di beberapa galeri lain seperti Art Retreat Museum, Singapore Art Museum, dan Museum Widayat Magelang.
Di dunia seni rupa, Oei Hong Djien berperan sangat besar bagi perkembangan seni rupa Indonesia khususnya di Jogja. Tercatat telah beberapa kali pria yang juga dikenal dengan sebutan OHD ini membawa karya perupa Indonesia ke mancanegara.
"Oei Hong Djien sangat berarti bagi Jogja Gallery (JG). Beliau memiliki peran yang sangat besar bagi perkembangan seni rupa di Indonesia khususnya di Jogja. Olehnya, karya perupa Indonesia juga berkesempatan untuk dibawa ke luar negeri," kata Direktur Eksekutif Jogja Gallery, Indro 'kimpling' Suseno saat membuka pameran bertajuk ’69 Seksi Nian’ yang khusus diselenggarakan untuk memperingati hari lahir Oei Hong Djien.
Koleksi karya seni rupa Oei Hong sejak tahun 70-an hingga kini telah terlampau banyak. Dengan alasan tersebut, Oei Hong Djien mendirikan museum pribadi di Magelang untuk memajang koleksi-koleksi seni rupa terbarunya. Tak mudah untuk melihat koleksi lukisannya. Seseorang harus minta ijin terlebih dahulu dan kemudia
janjian untuk melihat museum pria berkacamata dengan senyum khas ini.
"Dengan ribuan jumlah lukisan, Oei Hong Djien akhirnya membuat museum pribadi untuk memamerkan lukisannya. Tidak semua lukisannya dipajang dimuseum, namun hanya beberapa koleksi terbaru yang dipajang. Untuk mengunjungi museumnya, seseorang harus terlebih dahulu minta ijin dan
janjian dengan beliau," kata kurator pameran, Mikke Susanto.
Di atas kanvas 69 x 69 cm, pameran ini melibatkan 69 perupa dengan 74 karya seninya sebagai respon terhadap Oei Hong Djien dari segala segi. Selain karya tersebut, pameran ini juga akan menampilkan karya 20 perupa undangan yang merespon
contemporary dance (tari kontemporer-red) yang juga menjadi hobi Oei Hong Djien.
Rencananya, pameran yang berlangsung dari 8 - 12 April ini juga akan dimeriahkan oleh 69 penari yang akan tampil pada malam puncak pameran pada hari Sabtu, 12 April 2008 mulai pukul 19.00 WIB. Pada kesempatan ini, pengunjung diajak untuk berpesta dan berdansa di hari ulang tahun Oei Hong Djien ke-69.
Oei Hong Djien, lahir di Magelang, Jawa Tengah pada 5 April 1939. Kolektor sekaligus kurator seni rupa Indonesia ini oleh sebagian besar seniman di Jogja telah dianggap sebagai bapak angkat mereka yang mempunyai andil besar bagi perkembangan karir mereka dan seni rupa di Jogja pada umumnya.
Simpan di: