Pendopo
Dari :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat
Ke :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat

Polling

Bagaimana Anda mudik lebaran tahun ini?

  • Dengan kendaraan pribadi
  • Dengan kendaraan umum
  • Tidak mudik

Tangga Lagu

1
Aku Percaya Kamu

D’massive

2
Untuk Mencintaimu

Seventeen

3
Baiknya

Ada Band

4
Perempuan Paling Cantik Di Negeriku Indonesia

Dewa 19

5
Menghujam Jantungku

Tompi

6
Godai Aku Lagi

Agnes Monica

7
Sakit Bukan Main

Mulan Jameela

8
Kunobatkan Jadi Fantasi

The Upstairs

9
Bukan Superstar

Project Pop

10
Hikayat Cintaku

Gleen Fredly & Dewi Persik

Radio Geronimo 106,1 FM

Indeks
Kamis, 10 Juli 2008, 17:42 WIB

Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra

Joko Widiyarso - GudegNet


Sapto RaharjoSetelah puluhan tahun bergelut dengan gamelan yang membawanya berkeliling dunia, seniman kontemporer Sapto Raharjo mengemukakan bahwa instrumen gamelan adalah simphoni kedua di dunia setelah orkestra. Untuk itu, berbagai cara harus ditempuh untuk melestarikan dan mengembangkan budaya asli Indonesia ini khususnya dalam percaturan dunia.

"Ternyata, setelah beberapa kali ke luar negeri, saya baru tahu bahwa gamelan merupakan simphoni kedua di dunia setelah orkestra. Hal luar biasa ini harus kita sikapi dengan melestarikan dan mengembangkan budaya ini," kata Sapto Raharjo kepada GudegNet di kediamannya, Jl. Gayam 16, Yogyakarta (09/07).

Menurut mbah Sapto, panggilan akrab Sapto Raharjo, pelestarian gamelan dapat dilakukan dengan memperkenalkan gamelan kepada generasi muda serta pembinaan terhadap mereka dengan dukungan dari berbagai.

"Gamelan harus diperkenalkan kepada generasi muda. Jika tidak dikenalkan, mana mungkin mereka akan suka. Tak kenal maka tak sayang. Di komunitas Gayam 16 ada beberapa kegiatan budaya khusus untuk youngsters seperti rembug budaya, kursus, dll," tegasnya.

Saat ini, komunitas Gayam 16 mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta yang memberikannya tempat untuk menggelar sejumlah kegiatan budaya dengan memanfaatkan salah satu gedung di Balai Kota Yogyakarta sebagai tempat untuk kegaiatan rutin mereka.

Rencana terdekat Sapto Raharjo untuk memperkenalkan gamelan kepada generasi muda adalah dengan menempatkan instrumen yang umumnya terbuat dari perunggu dan kuningan ini di Taman Pintar sebagai wahana belajar anak-anak. Menurutnya, hal ini telah dibicarakan dan disetujui oleh pihak Pemkot, namun harus menunggu penyelesaian beberap bangunan di sana.

"Ke depan, saya ingin menempatkan gamelan di Taman Pintar. Jadi di sana tidak hanya ada robot dan komputer, tapi juga gamelan," katanya sambil tertawa.

Sapto Raharjo adalah seorang seniman yang identik dengan gamelan. Tak hanya gamelan tradisi, Sapto juga melakukan ekplorasi gamelan dengan menggunakan teknologi modern seperti komputer dan synthesizer. Perannya bagi perkembangan gamelan semakin jelas ketika ia membuat festival internasional "Yogyakarta Gamelan Festival" pada tahun 1995.

Tag: 13th yogyakarta gamelan festival 2008 seni budaya budaya gamelan seni tradisi seni kontemporer musik pariwisata

Simpan di:

Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to Delicious Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to Digg Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to reddit Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to Facebook Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to StumbleUpon Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to Lintas Berita Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to FURL Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to Technorati Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to Newsvine Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to Ma.gnolia Add 'Gamelan, Simphoni Kedua Setelah Orkestra' to Google Bookmarks


Berita Terkait


Agenda Terkait



Tag

Cari Berita

Berdasarkan Kata Kunci
Kategori
Tanggal Upload
Semua
-
  • Paribasan

    balung (Jawa)

         tulang (Indonesia)

         bone (English)

     

    mbalung usus

     

    Orang yang berwatak tidak tetap, kadang lunak, kadang keras.

     


    Someone whose attitude is unpredictable, sometimes calm, sometimes bad-tempered.

     

  • Perhitungan Weton

     

    Silakan mengisi tanggal lahir Anda
    Tampilan dalam bentuk pop up

     

  • Kesaksian

    Aku cewek asli Jogja, cuman sedari kecil besar di Jawa Timur. Setelah lulus SMA, aku nglanjutin studi ku ke Jogja. Pulang kampung nih ceritanya. 4 tahun aku tinggal di sana, selama masa kuliahku. Tinggal di Jogja, emang impian ku dari kecil. Seperti apapun, suasana, keramahan dan keindahan kota nya bagiku ...
    Delis Hilda Ferika(24) - Swasta

    Indeks

     

  • Beritahu Teman

    Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet

    Kode       

     

  •  

  •  

  • Google