Kamis, 17 Juli 2008, 16:12 WIB
KPK Kampanyekan Antikorupsi di Mal
Joko Widiyarso - GudegNet

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebuah lembaga super power bentukan DPR ini beberapa tahun terakhir ini menarik perhatian sejumlah pihak berkat kinerjanya yang berhasil membekuk sejumlah koruptor yang banyak berasal dari kalangan pejabat publik.
Dalam rangka mensosialisasikan salah satu tugas KPK yakni pencegahan terhadap tindak korupsi di kalangan masyarakat, lembaga pemerintah dibentuk pada tahun 2003 ini mengadakan acara "Kampanye Mall2Mall" yang diadakan di Malioboro Mal Yogyakarta pada 17 - 20 Juli 2008.
Pada kegiatan ini, wakil Ketua KPK yang hadir, Mohamad Yasin, memberikan pembelajaran tentang korupsi serta segala hal tentang korupsi yang harus diketahui oleh masyarakat. "Korupsi adalah menggunakan uang negara untuk kepentingan diri sendiri dan pastinya merugikan negara," kata Wakil Ketua KPK, Mohamad Yasin (17/07).
KPK sendiri secara umum mempunyai tugas dan wewenang untuk mengadakan pencegahan, penindakan, monitoring, supervisi, dan koordinasi dengan pihak kejaksaan dan kepolisian menyangkut tindakan korupsi.
"Wewenang KPK adalah mengadakan pencegahan, penindakan, monitoring, supervisi, dan koordinasi dengan pihak kejaksaan dan kepolisian menyangkut tindakan korupsi. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari tugas KPK yaitu pencegahan korupsi dengan sosialisasi antikorupsi di sarana umum," katanya.
Menurut Yasin, hingga saat ini, KPK telah berhasil mengembalikan uang negara sekitar Rp 450 miliar dari triliyunan rupiah yang diperkirakan oleh KPK telah dikorupsi dari negara. Jumlah tersebut merupakan hasil dari kasus yang tidak hanya berasal dari Jakarta dan Jawa saja, namun juga ada yang berasal dari Aceh dan daerah lain di Indonesia.
"Hingga saat ini, KPK yang anggarannya hanya RP 250 miliar per tahun telah berhasil mengembalikan sekitar Rp 450 miliar kepada negara dari perkiraan triliunan rupiah yang digelapkan oleh koruptor," tambahnya bangga.
Karena harapan pemerintah dan rakyat terhadap KPK semakin besar dalam hal pemberantasan korupsi di Indonesia, Yasin mengharapkan agar ada peningkatan anggaran dan karyawan di KPK agar nantinya KPK baik secara kualitatif maupun kuantitatif lebih mampu meningkatkan kinerjanya dalam memberantas korupsi di seluruh daerah di Indonesia.
"Dengan anggaran yang hanya Rp 250 miliar per tahun dan 500 karyawan, saya kira hal ini masih kurang, apalagi untuk menangani korupsi di sejumlah daerah yang memang belum dapat kami tangani. Harapan kami akan ada cabang KPK di sejumlah daerah di Indonesia yang akan mempermudah penanganan korupsi di tingkat tersebut," keluhnya.
Kepada masyarkat, Yasin menghimbau tentang pentingnya pendidikan antikorupsi agar masyarakat dpat mencegah perilaku korupsi dari diri sendiri dan melaporkan setiap tindakan korupsi yang diketahuinya.
Selain acara utama yaitu talkshow yang menghadirkan Wakil Ketua KPK, Mohamad Yasin, kegiatan yang juga diselenggarakan di Mataram, Makassar, Solo, dan Bandung ini juga diramaikan dengan sejumlah permainan edukatif tentang korupsi dan KPK seperti Teka Teki Silang (TTS) dan kuis. Disamping itu, panitia juga memberikan buku saku dan stiker antikorupsi kepada pengunjung mall yang hadir.
Tag:
antikorupsi
Berita Terkait
Tag
Simpan di: