Pendopo
Dari :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat
Ke :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat

Polling

Menurut Anda, sistem penentuan Kepala Daerah (Gubernur dan Wakil Gubernur) di DIY yang paling tepat adalah?

  • Penetapan
  • Pemilihan
  • Tidak Tahu

Tangga Lagu

1
3 Hari Untuk Selamanya

Float

2
I Love You

Dewi Sandra

3
Malaikat Cinta

Kapten

4
Zzzttt…

Endank Soekamti

5
Boss

Neo

6
Kekasih Sejati

Yovie Feat. Monita

7
Curhat

Numata

8
Ada Cinta

Acha Sepriasa & Irwansyah

9
Segitiga

Pixel

10
Slalu Begitu

Slank

Radio Prambors 95.8 FM Jogja

Indeks
Pendopo > Berita > Pemerintahan dan Politik

Kamis, 15 Mei 2008, 16:15 WIB

Kongres Pemuda Indonesia Abad ke-2

Joko Widiyarso - GudegNet

Sejumlah stigma miring kerap tertuju kepada generasi muda Indonesia dalam hubungannya dengan lunturnya rasa kebangsaan dan ke-Indonesiaan mereka terlebih setelah satu abad Kebangkitan Nasional Indonesia 20 Mei 1908 lalu.

Waktu itu, sejumlah tokoh cendekiawan muda yang dipelopori oleh Dr. Sutomo mampu mejadi pelopor pembaharu yang mampu membangkitkan semangat kebangsaan dan persatuan bangsa Indonesia untuk menghadapi penjajah.

"Saat ini, semangat kebangsaan dan ke-Indonesiaan pemuda Indonesia banyak dipertanyakan, bahkan telah dianggap luntur oleh beberapa pihak. Untuk itu, kongres pemuda ini diharapkan mampu menggali kembali potensi pemuda untuk mencari solusi kebangkitan bangsa Indonesia," kata inisiator Kongres Pemuda Indonesia Abad ke-2, GKR Pembayun dalam jumpa pers sebelum pembukaan Kongres Pemuda Indonesia Abad ke-2 di Monumen Jogja Kembali (15/05).

Jika pada era Budi Utomo yang menjadi musuh utama bangsa Indonesia adalah penjajah fisik, saat ini penjajah yang menguasai bangsa Indonesia adalah budaya global yang makin tak terbendung.

Oleh sebab itu, penguatan budaya lokal adalah satu-satunya cara untuk mengantisipasi keterpurukan bangsa Indonesia saat ini. Nilai luhur budaya bangsa dan kearifan lokal tak dapat dipungkiri lagi harus menjadi garda terakhir bagi keberlangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia.

"Isu utama dalam kongres ini adalah budaya. Musuh yang kita hadapi saat ini berbeda dengan 100 tahun yang lalu. Oleh sebab itu, budaya dan nilai luhur bangsa Indonesia haruslah menjadi garda terakhir bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia," kata Steering Committee kongres, Ardi Rahman.

Kongres yang akan berlangsung dari 15 - 17 Mei ini diikuti oleh 100 pemuda dari 33 propinsi di Indonesia yang mewakili keberagaman latar belakang budaya, pendidikan, sosial, dan ekonomi bangsa Indonesia. Rencananya, selain GKR Pembayun sebagai wakil pemuda pergerakan sosial, akan hadir sejumlah pembicara seperti budayawan Garin Nugroho aktivis perempuan Rieke Dyah Pitaloka, aktivis  Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Yudhi Latif, perwakilan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sandiago Uno, Emha Ainun Najib dll.  

Sejumlah acara seperti Retropeksi, Sidang di Atas Awan, Pleno di Kawah Chandradimuka, Pemantapan di Batas Cakrawala, Deklarasi di Centrum kebudayaan (Kraton Yogyakarta) serta launching website www.budayanusantara.com akan menjadi rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kongres ini

Kongres pemuda se-Indonesia ini merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan selama 100 hari yang telah dimulai sejak 19 Februari 2008 lalu. Selama 100 hari tersebut, telah dilakukan sejumlah kegiatan seperti kegiatan riset, seminar dan lokakarya, serta fokus grup diskusi yang seluruhnya bertemakan kebangkitan nasional dan paradigma Indonesia baru.   
 
Diharapkan, kongres yang bertema "Merajut Potensi untuk Kejayaan Negri" ini akan menghasilkan sebuah ikrar yang memberikan kekuatan untuk menguatkan tekad pemuda Indonesia untuk mengembalikan kejayaan bangsa yang kini semakin terpuruk.
 


Komentar Terkini (1 komentar)

yuni indarti(28)
19 Mei 2008, 09:14:39 WIB
Emha Gak ada kok. Juga dyah pitaloka trus lagi Papua gak datang apa bisa dikatakan 33 propinsi.
tapi deklarasinya bagus juga. Revolusi Sunyi, saya suka itu.

Kirim Komentar Anda

Nama Lengkap :
Usia :
Website/Blog/URL :
Email :
Pesan :
This editor requires Internet Explorer 5.0+, Netscape 7.1+, Mozilla 1.4+, or an equivalent Gecko based browser. A regular textarea will be displayed instead.
Kode :
                 
 

Berita Terkait



RSS  RSS Feed
  • Paribasan

    daulat (Jawa)

         daulat (Indonesia)

         rights (English)

     

    ana daulate ora ana begjane

     

    Seseorang yang sebetulnya memenuhi syarat, akan tetapi tidak dapat memperoleh yang diharapkanya.

     


    Someone who is capable in his/her job, but can not get what he/she aims for.

     

  • Perhitungan Weton

     

    Silakan mengisi tanggal lahir Anda
    Tampilan dalam bentuk pop up

     

  • Kesaksian

    Selamat buat wajah barunya GudegNet !!!! Makin variatif & informatif. Selamat juga buat temen-temen GudegNet atas reformasi totalnya di GudegNet. Semoga GudegNet tetap jadi salah satu alternatif utama bagi para internet user dalam mengakses info kota Jogja. CaYoo GudegNet !!!!  ...
    alfred(55) - Ex Karyawan Citraweb

    Indeks

     

  • Beritahu Teman

    Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet

    Kode       

     

  •  

  •  

  • Google