Pendopo >
Berita >
Pemerintahan dan Politik
Selasa, 3 Juni 2008, 15:44 WIB
Sultan: Jangan Ada Balas Dendam
Amin Hamzah - GudegNet

Menanggapi buntut penyerangan kantor Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta, Senin (02/06) malam oleh sekelompok orang, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menghimbau semua pihak untuk dapat menahan diri dan tidak saling melakukan aksi balas dendam.
Menurut Sultan, jika semua pihak melakukan balas dendam, nanti dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan baru di masyarakat.
"Saya menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan balas dendam atau tindakan apapun yang sifatnya menimbulkan kekerasan baru terhadap masyarakat," kata Sultan, kepada wartawan, Selasa (03/06) di Kepatihan.
Sultan mengatakan, agar hal seperti itu tidak terjadi lagi di Jogja, mengingat dapat menimbulkan pro dan kontra serta kekhawatiran masyarakat Yogyakarta yang selama ini relatif kondusif.
Lebih jauh Sultan menambahkan agar FPI tidak melakukan balas dendam pasca penyerangan kantor FPI Yogyakarta dan menghimbau semua elemen masyarakat untuk saling menghargai keyakinan antar masyarakat.
"Saya ingin seluruh elemen masyarakat untuk saling menghargai keyakinan antar warga masyarakat," imbuhnya.
Sultan juga berharap agar pihak Kepolisian cepat mengamankan dan menindak tegas oknum yang sudah meresahkan masyarakat Yogyakarta tersebut.
Komentar Terkini (1 komentar)
betul sinuwun,
dendan cuma milik orang yang berjiwa kerdil dan sedikit nyali.
Jogja musti kita jaga agar tetep tentrem, syukur-syukur FPI dengan legowo mau lengser dari ranah Jogja...
Kirim Komentar Anda
Berita Terkait
RSS Feed