Pendopo
Dari :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat
Ke :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat

Polling

Menurut Anda, sistem penentuan Kepala Daerah (Gubernur dan Wakil Gubernur) di DIY yang paling tepat adalah?

  • Penetapan
  • Pemilihan
  • Tidak Tahu

Tangga Lagu

1
Demi Cinta

Kerispati h

2
Maliakat Juga Tahu

Dewi Lestari

3
Kecewa

Bunga Citra Lestari

4
Yang Terlewatkan

Sheila On 7

5
Tak Perlu Keliling Dunia

Gita Gutawa

6
Kisah Cintaku

Peterpan

7
Harmony

Padi

8
Laskar Pelangi

Nidji

9
Jangan Kau Lepas

Alexa

10
Bila Malam Tiba

New Days

Radio UTY 106.9 FM

Indeks
Pendopo > Berita > Seni & Budaya

Rabu, 23 Juli 2008, 14:56 WIB

Serat Centhini, Karya Sastra Besar di Dunia

Joko Widiyarso - GudegNet

Elizabeth D. Inandiak - Centhini, Kekasih yang TersembunyiSerat Centhini yang mulai ditulis pada tahun 1814 - 1823 oleh Putera Mahkota Kerajaan Surakarta, Adipati Anom Amangkunagara III (Sunan Paku Buwana V) merupakan sebuah karya sastra besar di dunia. Setelah menjadi Raja Surakarta, Sunan Paku Buwana V mengutus tiga pujangga keraton yaitu Ranggasutrasna, Yasadipura II (Ranggawarsita I), dan Sastradipura untuk meneruskan membuat cerita tentang tanah Jawa melalui tembang-tembang Jawa.

"Serat Centhini adalah salah satu karya sastra terbesar di dunia yang keberadaannya mulai terancam sirna. Untuk itulah saya tertarik untuk menyadurnya ke dalam bahasa Perancis yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia," kata Elizabeth D. Inandiak di Yogyakarta (22/07).

Oleh Elizabeth, karya adiluhung pujangga tanah Jawa ini merupakan sebuah peninggalan luar biasa yang dipunyai bangsa Indonesia yang harus diperkenalkan kepada dunia.

"Serat Centhini adalah harta luar karun biasa bangsa Indonesia yang harus diperkenalkan kepada dunia," tambahnya.
 
Dalam buku sadurannya yang berjudul  yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Laddy Lesmana, Serat Centhini terdiri dari 400 halaman yang bukan merupakan ringkasan buku asli, namun terjemahan.

"Buku aslinya terdiri dari 4.000-an halaman yang terdiri dari 12 jilid dengan ketebalan 4.200 halaman. Kini dalam buku saduran saya hanya terdiri dari 400 halaman. Ini buka menyingkat, tapi menyadur" ujarnya.

Berawal dari seorang Mohammad Rasyidi, Menteri Agama RI pertama yang mengerjakan disertasi doktornya tentang kitab Centhini “Critique et Consideration du Livre Centhini” di Universitas Sorbonne, Paris pada tahun 1956, Elizabeth D. Inandiak mulai tertarik dengan salah satu karya sastra pujangga Jawa ini. Terlebih ketika pada tahun 1996, Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Thierry de Beauce terpesona dengan Serat Centhini dan bersedia untuk membiayai sebuah saduran karya adiluhung yang terancam sirna itu.   

Oleh sejumlah pihak, Serat Centhini yang saat ini juga telah berhasil disadur ke dalam bahasa Indonesia oleh Prof. Dr. Marsono dari Universitas Gadjah Mada (UGM), kadang disamakan dengan Kama Sutra, Ramayana, ataupun Mahabarata. Faktanya, Serat Centhini menggambarkan seluruh sifat manusia yang ada dalam ketiga cerita tersebut di atas.


Komentar Terkini (1 komentar)

Adriani (24)
19 Oktober 2008, 22:27:32 WIB
MOHON NOMOR KONTAK
Saya sedang melakukan penelitian tentang sejarah pergerakan arena intimasi dalam masyarakat Jawa. Bisakan saya mendapat kontak Elizabeth D. Inandiak?
 
Trims sebelumnya,
Adriani

Kirim Komentar Anda

Nama Lengkap :
Usia :
Website/Blog/URL :
Email :
Pesan :
This editor requires Internet Explorer 5.0+, Netscape 7.1+, Mozilla 1.4+, or an equivalent Gecko based browser. A regular textarea will be displayed instead.
Kode :
                 
 

Berita Terkait



RSS  RSS Feed
  • Paribasan

    aling-aling (Jawa)

         tirai; pembatas; halangan (Indonesia)

         curtain; border (English)

     

    aling-alingan (berlindung di balik sesuatu tetapi tetap kelihatan)

     

    Mengingkari suatu perkara, akhirnya ketahuan juga.

     

     

  • Perhitungan Weton

     

    Silakan mengisi tanggal lahir Anda
    Tampilan dalam bentuk pop up

     

  • Kesaksian

    Biarpun aku jauh banget di pulau borneo, tapi aku bisa selalu denger radio jogja berkat GudegNet. Jadi pengen pulang kampung ni... ...
    Daru Sidharta(30) - Swasta

    Indeks

     

  • Beritahu Teman

    Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet

    Kode       

     

  •  

  •  

  • Google