www.gudeg.net, Yogyakarta - Acara jelang pagelaran Ngayogjazz telah dimulai. Minggu (5/11) diadakan workshop artistik di lokasi Ngayogjazz 2017, Dusun Kledokan, Selomartani, Kalasan. Berlokasi di sebuah halaman, workshop yang antara lain juga diikuti warga sekitar ini dihadiri oleh sekitar 30 orang.

Workshop siang itu diadakan untuk mempersiapkan dekorasi gelaran Ngayogjazz 2017. Penyelenggara telah menyediakan bilah-bilah bambu. Tim Ngayogjazz dan peserta workshop lalu membuat ornamen berbentuk pesawat dari bilah-bilah bambu tersebut.

Bagus Gonk, dari FrogHouse sebagai tim artistik Ngayogjazz 2017, mengatakan bahwa tahun ini, festival jazz tahunan akan dihias dekorasi bertema perjuangan. “Menyesuaikan dengan tema utama, perjuangan. Sementara konsep visualnya inspirasinya wayang perjuangan Diponegoro,” kata pria yang akrab disapa BG ini.  

Dipilihnya tema ini, tak lepas dari keberadaan Monumen Plataran yang juga berada di Kledokan. Nantinya pengunjung antara lain akan disuguhi dekorasi dengan ornamen pesawat, barak, juga wayang, tentunya tak lepas dari tema utama perjuangan.

Workshop artistik ini diikuti diikuti juga oleh anak-anak kecil dan anak muda. Dalam acara ini, penyelenggara berkreasi bersama dengan peserta. Kreasi dari peserta menurut Bagus akan menambah keragaman. “Yang menarik, akhirnya ini menjadi berkembang dengan sendirinya, sesuai dengan mood-nya para peserta, dan tentunya menjadi keragaman,” kata Bagus.

Rencananya, pada Minggu (12/11), workshop akan kembali diadakan. Materi workshop akan mulai masuk pada elemen-elemen arsitektural seperti area stage, panggung, stand, dan lainnya.