Gudeg.net- Penampilan Purwanto dan Kua Etnika memukau penonton panggung Jagabaya Ngayogjazz 2018 di Desa Gilangharjo Bantul,sabtu malam,(17/11). Kali ini Puwanto menggandeng Danny Eriawan musisi jazz yang dikenal dengan permainan bass nya yang handal.

Purwanto dan Kuaetnika memainkan sekitar 5 tembang jazz bergenre World Jazz Music. Walau tampil tanpa Djaduk Ferianto dan Butet Kertaradjasa namun penampilan Purwanto dan KUAetnika tetap  menghipnotis penonton yang hadir memenuhi panggung utama Ngayogjazz malam tadi.

Grup ini juga mengikuti sejumlah festival di luar negeri seperti Darwin Festival Australia (2008), Vienna Jazz Fest di Wina Austria (2009) dan Adelaide Centres Oz Asia Festival di Australia, Museumsuferfest di Frankurt Jerman (2015), World Gamelan Festival 2015 di Trengganu Malaysia (2015) dan yang lainnya.

Kua Etnika dikenal dengan semangat kontemporer, dengan warna fusion jazz, jazz etnik. Grup ini telah melahirkan sejumlah album seperti antara lain Nang Ning Nong Orkes Sumpeg (1996), Ritus Swara (2000), Pata Java (2003), Raised From The Roots, Breakthrough B orders” (2007), Vertigong (2008), Nusa Swara (2010), Gending Djaduk (2014).