Pendidikan

Siswa-Siswi SMA & SMK Belajar di Balai Yasa Yogyakarta

Oleh : Budi W / Senin, 00 0000 00:00
Siswa-Siswi SMA & SMK Belajar di Balai Yasa Yogyakarta



Yomas seorang Siswa SMK Bobkri 1 Yogyakarta ini nampak intens memperhatikan mentor yang sedang menjelaskanp proses pembuatan komponen kereta api di Balai Yasa Yogyakarta tadi siang (30/04). Ia beserta 124 siswa SMK & SMA dari 5 sekolah yang berbeda mengikuti Job Shadow dari General Electric (GE) yang bekerjasama dengan PT KAI dan Prestasi Junior Indonesia.

Baik Yomas maupun teman-temannya, merasa senang bisa mengikuti acara yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pekerjaan profesional. "Dari sini Kami bisa mengetahui pekerjaan riil dilapangan seperti apa," ungkap siswa yang kini mengambil jurusan Akuntansi dan telah duduk dikelas 11 itu.

Balai Yasa dikenal sebagai pusat perawatan lokomotif terbesar di ASEAN dirasa sangat pas bagi siswa-siswi yang kini masuk dipendidikan menengah itu."Dari kegiatan ini mereka akan mendapatkan perspektif baru dalam pelaksanaan kerja yang sesungguhnya," jelas Executive Director Prestasi Juniar Indonesia, Robert Gardiner.

Job Shadow ini memang memiliki tujuan mulia dalam rangka untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. "Jangan sampai negara ini kalah dengan Vietnam, bila generasi penerus di Indonesia tidak diperkenalkan bagaimana bekerja secara baik maka Kita akan tertinggal dengan negara tetangga," tambah Robert.

Sementara itu Head of Government Relation GE Transportation, Andy Nahil Gultom saat ditanya oleh rekan media mengenai mengapa Job Shadow ini bekerjasama dengan PT KAI, Ia menjelaskan bahwa antara GE dan PT KAI telah terjalin kerjasama selama 55 tahun. "Kami juga menyediakan lokomotif buatan GE Jerman," jelasnya.

Lebih lanjut, Andy mengatakan bahwa kerjasama ini tidak hanya soal keuntungan saja, melainkan kegiatan CSR semacam ini merupakan bentuk bussines company yang wajib untuk ditingkatkan.

Di lokasi yang berbeda, Yomas dan rekan-rekannya kini jadi mengerti bagaimana membuat sebuah company profile, menganalisa SWOT, menentukan posisi struktur organisasi, serta menjalankan wirausaha karena mentor- mentor dari PT KAI secara langsung memberikan pelajaran saat mereka melakukan kunjungan di kantor Dop VI Yogyakarta.

"Setelah ini, Saya beserta 24 siswa dari sekolah kami akan membuat sebuah kelompok usaha yang akan kami namai Water Blue, sebuah konsep membuat kerajinan dari lampu yang dipadu padan dengan pelepah pohon pisang, nantinya usaha ini akan kami bagi sesuai struktir organisasi, produksi dan penjualan," pungkas Yomas mengakhiri sesi bincang-bincang dengan Tim Gudegnet.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM



    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini