
Liburan menjadi
saat yang dinanti-nanti bagi anggota keluarga. Setelah sekian lamanya bekerja
keras, tak ada salahnya para orang tua memanjakan diri. Aktivitas ini bisa juga
menjadi hadiah bagi putra-putri Anda. Namun, lain halnya ketika anak Anda
mengalami autisme. Lalu, bagaimana caranya agar Anda sekeluarga tetap gembira
saat liburan? Simak tip berikut ini!
Setia pada tujuan
Tujuan liburan ialah bersenang-senang. Tak ada yang lain. Tentu saja, apapun yang terjadi Anda tetap harus mensugesti diri agar tetap senang. Tanamkan keyakinan bahwa anak Anda juga berhak bersenang-senang. Dan Anda berkewajiban membantunya.
Berani jujur
Jika bepergian dengan pesawat terbang, Anda harus menceritakan kondisi si buah hati kepada pramugari. Kejujuran Anda memudahkan petugas menyiapkan diri ketika terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Anda sebaiknya bercerita juga kepada penumpang yang duduk berdekatan. Tentu saja, agar mereka paham dan maklum tentang situasi yang Anda alami.
Berbicara dari hati ke hati
Sebelum bepergian, Anda bisa mengatakan tujuan liburan kali ini. Anda bisa juga melakukan semacam simulasi liburan. Ia juga bisa berfoto bersama tokoh-tokoh lucu, bertemu kakek dan nenek, melihat kambing dan melakukan aktivitas menyenangkan lainnya. Katakan juga, bahwa pengalaman itu bisa ditulis menjadi sebuah buku, dan Anda siap menceritakannya kembali esok.
Bawalah headphones
Anak yang menderita autisme mudah mengalami stress. Untuk mengurangi risiko itu, Anda bisa membawa headphones dan mp3. Selama perjalanan, ajaklah anak Anda mendengarkan lagu-lagu yang ia sukai. Percayalah, musik akan menghibur dan menenangkan anak Anda selama bepergian.
Tanda khusus
Ada kasus dimana seorang anak autis tiba-tiba hilang dari rumah. Tentu saja, Anda tak ingin situasi itu menimpa si buah hati. Sebagai langkah penanggulangan, Anda bisa mengenakan baju khusus bagi anak Anda. Sertakan identitas yang dijahit di bagian belakang baju yang berisi informasi mengenai nama anak, kondisi autisme yang dialami, serta nama, nomer telepon dan alamat Anda.
Hiburan kreatif
Sebagai orang tua Anda wajib kreatif. Anda bisa membungkus mainan, makanan ringan, krayon, atau buku-buku si buah hati dengan kertas kado. Lalu, ajak ia membuka bungkusan-bungkusan itu selama perjalanan. Kesibukan dan kegembiraan menjadi kunci agar anak Anda terhibur dan menikmati perjalanan.
Nah, setelah membaca tip di atas, penulis mengharapkan Anda sekeluarga bisa bersenang-senang. Bagaimanapun juga kebahagiaan ialah tujuan. Dan para orang tua menjadi jembatan agar putra-putri tercinta sampai pada tujuan itu. Selamat berlibur!
Salam hangat
Tim Gudegnet



Kirim Komentar