Tips Hari Ini

10 Cara Sakti Hemat Energi

Oleh : albertus indratno / Senin, 00 0000 00:00

Efek pemanasan global menjadi keluhan semua orang. Selain cuaca yang tak menentu, banjir dan kekeringan juga terus menghantui selama perilaku tak menghargai likungan tetap berlangsung. Tahukah bahwa Anda bisa mencegahnya sejak dari rumah. Begini caranya:

Ganti atau perbaiki
Perbaiki peralatan rumah tangga seperti kipas angin, televisi, pemanas air yang sudah lama dan tak optimal lagi. Jika sudah tak bisa, ganti saja. Selain membuat energi yang digunakan lebih kecil, peralatan listrik baru mengurangi kemungkinan terjadi korsleting.

Perawatan berkala
Seperti tubuh, alat-alat listrik juga perlu dirawat. Selain membuat kinerjanya lebih baik, perawatan berkala mengurangi biaya karena kerusakan. Perawatan juga menjadikan peralatan tersebut minim konsumsi listrik.

Smart stuff
Gunakan peralatan rumah tangga yang menggunakan label "smart," semisal lampu. Lampu ini akan menyala jika sinar matahari sudah mulai berkurang, dan mati ketika pagi datang.

Matikan lampu
Biasakanlah diri sendiri untuk mematikan lampu setelah digunakan. Selain mengurangi panas yang timbul karena cahaya, mematikan lampu bisa mengurangi energi yang terbuang.

Gantilah bohlam
Menurut beberapa penelitian, Anda bisa menghemat energi sampai 75 persen setelah mengganti bohlam dengan neon. Jadi, tunggu apa lagi?

Pilih yang hemat energi
Ada berbagai alat-alat listrik seperti kipas angin, pendingin ruangan, atau printer yang memiliki label hemat energi. Alat-alat tersebut telah dirancang untuk minim konsumsi listrik. Silahkan pilih sesuai kebutuhan!

Gunakan laptop

Laptop mengkonsumsi listrik lebih sedikit ketimbang desktop. Mulai saat ini, Anda bisa mulai berencana untuk mengganti desktop dengan laptop.

Cabut yuk!
Pastikan alat-alat listrik Anda sudah tak terhubung dengan stop kontak. Meskipun dalam keadaan "standby" alat-alat tersebut masih terus mengkonsumsi listrik. 

Daur ulang
Penggunaan kertas daur ulang bisa membantu mengurangi pemborosan energi. Salah satu caranya dengan mencetak dokumen secara bolak-balik. Atau menggunakan kertas bekas yang masih kosong di bagian belakangnya.

Libatkan orang lain
Anda bisa mengajak orang lain turut serta menyelamatkan lingkungan. Ajak dulu anggota keluarga, lalu tetangga. Semakin banyak anggota masyarakat yang terlibat maka upaya penyelamatan lingkungan bisa lebih cepat.

Selamat menjadi penyelamat lingkungan


Salam

 


Tim Gudegnet

 

  

0 Komentar

    Kirim Komentar

    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini