Pariwisata

Menpora Datang Meskipun Undangan Cuma Lewat Twitter

Oleh : Budi W / Senin, 00 0000 00:00
Menpora Datang Meskipun Undangan Cuma Lewat Twitter



Tak mudah bagi Abdul Khatib (24) seorang penyandang difabel turut mengikuti Jambore Nasional 3 Cycles yang berlangsung hari ini (02/02) di Yogyakarta. Mereka harus mempersipakan kekuatan fisik, mental dan kondisi kendaraan jauh sebelum turing ini berlangsung. Laki-laki yang sehari-hari mengajar di Sekolah Luar Biasa Pasuruhan Jatim ini mantap mengikuti tur meski harus bercapai ria.

"Saya dan rekan-rekan berangkat dari Pasuruhan pada Jumat (31/01) setelah shubuh, berhenti sebanyak 4 kali dan baru sampai di Youth Center Yogya pada pukul 21.00 WIB dihari yang sama," ceritanya bersemangat.

Meskipun memiliki keterbatasan, Abdul tetap semangat dan keberanian ini perlu mendapat apresiasi lebih dari kita semua. Dalam perjalanan selama 14 jam, Abdul mengaku tidak mengasup suplemen apapun. Hanya banyak minum air putih dan memanfaatkan waktu pada saat beristirahat. Ada sebuah semangat terpendam yang ingin Abdul sampaikan ke masyarakat luas terutama pada rekan sesama penyandang difabel.

"Banyak diantara teman-teman yang merasa minder memiliki keterbatasan, dianggap seperti sampah, tidak berguna dan menyusahkan orang lain, prasangka seperti itulah yang ingin saya buka tabirnya, bahwa saya selaku difabel dapat menjadi sosok mandiri," jelasnya berapi-api.

Dalam sambutan pidatonya, Menpora Roy Suryo yang hadir pagi tadi sangat mengapresiasi kegiatan positif tersebut. Ia mengaku mendapat undangan hanya melalui media sosial Twitter. "Begitu mendapat undangan, langsung saya respon," jelasnya.

Ia menambahkan, teman-teman difabel merupakan pribadi yang patut mendapat posisi yang sama dengan orang normal lainnya. Kegiatan ini termasuk upaya membuka penghalang bahwa kaum difabel mampu melakukan sesuatu. "Kami sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini, terlebih, belum lama ini Indonesia menjadi juara umum Para games di Myanmar 19 Januari lalu, ini membuktikan bahwa mereka bisa dan hebat," tambahnya.

Roy pun turut memperjuangkan para difabel agar dapat mengurus SIM D dengan mudah. "Dari pada menjadi pengendara liar, lebih baik kita suport agar mendapatkan SIM lebih gampang, mengendarai kendaran roda 3 butuh skill khusus dan terbukti rekan-rekan kita ini mampu," tukasnya.

Menurut ketua penyelenggara, J. Waluyo, jambore tersebut menempuh jarak 40 km dari Youth Center Tlogoadi, Sleman, menuju Pantai Depok, Bantul. Melalui rute tersebut, peserta akan diperkenalkan tempat-tempat wisata yang ada di Yogyakarta. 

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini