Tips Hari Ini

Rahasia Hadapi Anak Agar Patuh dengan Orang Tua

Oleh : Admin / Selasa, 29 September 2015 01:38

Setiap fase pertumbuhan dan perkembangan anak akan memiliki ciri-ciri atau perkembangan emosi masing-masing. Salah satu fase penting dalam perkembangan anak yaitu usia 5 - 7 tahun. Fase tersebut merupakan fase peralihan bagi anak. Seperti diketahui, saat batita, anak begitu egois dan merasa dunia selalu berpusat padanya sehingga dia dapat mengatur segalanya. Nah, di usia sekolah, mereka mulai belajar menerima keadaan yang ternyata tak bisa lagi diatur sesuai keinginannya. 

Ternyata ada hal-hal di luar kekuasaan serta keinginan anak, dan seorang anak harus belajar untuk memahami hal tersebut. Sikap membantah atau menawar pada anak sebenarnya adalah suatu wujud protes, yang apabila dilawan dengan pemaksaan kehendak oleh orang tua seringkali tidak dapat ditangkap oleh si anak bahkan sikap tersebut hanya akan membentuk pribadi anak yang semakin memberontak dan melawan. 

Membantah memang sesuatu yang alamiah dan normal. Namun, apabila anak sering membantah dan tetap membantah jika diingatkan, maka orangtua harus mewaspadainya sebagai salah satu permasalahan dalam perkembangan anak. Sementara pada anak yang selalu menurut pada orang tua, juga tidak sepenuhnya baik, karena akan berdampak negatif pada perkembangan tingkah lakunya. Seperti tidak bisa mengambil keputusan sendiri karena setiap pada tindakannya ditentukan orang tua. 

Namun demikian itu tetaplah membutuhkan proses, sehingga orang tua juga harus memahaminya, tanpa perlu merasa panik. Orang tua sebaiknya memperhatikan kapan emosi si anak muncul dan bagaimana ekspresinya ketika bereaksi. Dari situ bisa diperkirakan sikap yang harus diambil. Tetapi, tentu tidak setiap saat orang tua bisa menunggu mood anak. Oleh karena itu, yang perlu selalu diingat, orang tua harus menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan buah hati. Buatlah mereka merasa aman dan nyaman. Dengan begitu, anak-anak pasti akan lebih percaya dan mau mendengarkan omongan orang tua. Anak pasti mengalami masa-masa peralihan untuk menuju dewasa dan pada saat itu pula anak kerap kali mengalami perubahan.

Seperti pada satu masa di mana anak suka mengatakan dan melakukan hal yang berlawanan dengan keinginan orang tua. Pada masa ini anak sering membantah atau tidak mau dilarang dengan penyebab yang beragam. Membantah bisa dilakukan saat anak mampu merangkai kata. Namun, demikian tak hanya itu, budaya dalam lingkungan juga dapat mempengaruhi keberanian anak dalam membantah orang tua.

Sehingga, cara mengatasinya, ajarkan anak untuk tidak membantah dengan cara yang kasar, tetapi harus didiskusikan atau kompromi agar perbedaan pendapat ini bisa dijembatani dan tidak rusak hanya karena saling membantah. Kalau ingin dilihat dari sisi lain, saat-saat seperti ini sebenarnya dapat Ibu jadikan sebagai momentum tepat untuk mengajarkan anak bagaimana cara bernegosiasi.

Dipersembahkan oleh:

Aisha Parenting

www.aishaparenting.com

@twit_aisha

"We strive to engage mindful parents to develop good reading and eating habits, as well as to stimulate creativity at home"

0 Komentar

    Kirim Komentar

    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini