Propinsi DIY

Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala ( BP3 ) Yogyakarta

Jl. Yogya-Solo km 15,Bogem, Kalasan Sleman Yogyakarta INDONESIA 55571
Telp: +62-274-496019, +62-274-496419
Fax: +62-274-496019

Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala ( BP3 ) Yogyakarta

Ulasan

Sejarah
Pelestarian peninggalan purbakala telah berlangsung sejak abad ke 18, pada awalnya kegiatan ini hanya bersifat individu dan meningkat menjadi suatu kelompok.

Dengan adanya kegiatan tersebut berdirilah Bataviaasch Genootschap Van Kusten en Wetenscheppen pada tahun 1778. pada abad ke 19 kegiatan ini mulai berkembang dengan pesat dalam bidang penelitian, observasi, pemeliharaan, pengamanan, pendokumentasian, inventarisasi, penggambaran, penggalian, maupun pemugaran bangunan kuno maka terbentuklah lembaga swasta pada tahun 1885 yaitu Archaeologische Vereeniging yang dipimpin oleh Ir. J.W. Ijzerman.

Campur tangan pemerintah Hindia Belanda secara langsung yaitu ditandai dengan terbentuknya Oudheidkundige Dienst In Nederlansch Indie pada tanggal14 Juni 1913.

Badan ini merupakan lembaga resmi pemerintah yang dipimpin oleh N.J Krom. Pada tahun 1950 kantor pusat Oudheidkundige Dienst dihidupkan kembali, setahun kemudian terbentuklah Integrasi Jawatan Purbakala yang berpusat di Jakarta dengan nama Dinas Purbakala. Mulai tahun 1953 Dinas Purbakala dipimpin oleh putra Indonesia, yaitu Soekmono dan  di beri nama Suaka  Peninggalan Sejarah Purbakala (SPSP).

Pada tahun 1975 di bidang organisasi terjadi perubahan struktur kegiatan, yaitu dibagi menjadi dua unit, antara lain bersifat teknis administrasi operasional dan penelitian. Lembaga yang mengelola administrasi operasional adalah Direktorat Sejarah Purbakala (DSP) dan lembaga yang mengelola kegiatan penelitian adalah Pusat Penelitian Purbakala dan Peninggalan Nasional (P4N). Pada tahun 1985 Surat Keputusan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.0645/0/1985 ada perubahan pada organisasi yaitu adanya Seksi Perlindungan dan Seksi Pemeliharaan.

Tepatnya tanggal 7 Desember 1989 Unit Pelaksanaan Teknis SPSP didirikan berbagai daerah keseluruhan ada 9, yaitu :

1. Prambanan untuk wilayah Propinsi Jawa Tengah.

2. Bogem untuk wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

3. Mojokerto untuk wilayah Propinsi Jawa Timur.

4. Gianyar untuk wilayah Propinsi Bali, NTB, NTT, dan Timor Timur.

5. Ujungpandang untuk wilayah Propinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

6. Banda Aceh untuk wilayah Propinsi Daerah Istimewa Aceh dan Sumatra Utara.

7. Batu Sangkar untuk wilayah Sumatra Barat dan Riau.

8. Jambi untuk wilayah Propinsi Jambi, Sumatera Selatan dan Bengkulu.

Kemudian pada tahun 2002 Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata mengeluarkan keputusan mengenai perubahan SPSP menjadi BP3.

Tempat menarik sekitarnya

Pasar Prambanan Yogyakarta
Traditional Market

Pasar Prambanan Yogyakarta

Pasar Prambanan menempati kawasan di sekitar kawasan candi Prambanan di kecamatan Prambanan . Pasar ini berada sekitar 16 km dari pusat kota Yogyakar [...]

Candi Kalasan Yogyakarta
Candi

Candi Kalasan Yogyakarta

Tentang Candi Kalasan Candi yang dibangun sebagai penghargaan atas perkawinan antara Raja Pancapana dari Dinasti Sanjaya dan permaisuri dari Dina [...]

jogjastreamers

SWARAGAMA 101.7 FM

SWARAGAMA 101.7 FM

Swaragama 101.7 FM


GERONIMO 106,1 FM

GERONIMO 106,1 FM

Geronimo 106,1 FM


JOGJAFAMILY 100,2 FM

JOGJAFAMILY 100,2 FM

JogjaFamily 100,9 FM


RETJOBUNTUNG 99.4 FM

RETJOBUNTUNG 99.4 FM

RetjoBuntung 99.4 FM


GCD 98,6 FM

GCD 98,6 FM

Radio GCD 98,6 FM


ARGOSOSRO FM 93,2

ARGOSOSRO FM 93,2

Argososro 93,2 FM


Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini