Kesenian & Tradisi
Kelahiran: Selapanan

Ulasan
Salah satu tradisi kelahiran dalam budaya Jawa adalah Selapanan. Upacara Selapanan
bertujuan memohon keselamatan bagi si bayi. Perlengkapan upacara yang dibutuhkan
adalah sebagai berikut:
- Golongan bangsawan: Nasi tumpeng gudangan, nasi tumpeng kecil yang ujungnya
ditancapi tusukan bawang merah dan cabe merah, bubur lima macam, jajan pasar,
nasi golong, nasi gurih, sekul asrep-asrepan, pecel ayam, pisang, kemenyan, dan
kembang setaman diberi air.
- Golongan rakyat biasa: Tumpeng nasi gurih dengan lauk, nasi tumpeng among-among,
nasi golong, jenang abang putih, ingkung dan panggang ayam.
Upacara terakhir dalam rangkaian selamatan kelahiran yang dilakukan pada hari ke 36 sesuai dengan weton atau hari pasaran kelahiran si bayi. Selapanan diadakan setelah maghrib dan dihadiri oleh si bayi, ayah, dukun, ulama, famili dan keluarga terdekat.