Pariwisata

Libur Maulud, Satpol PP DIY Terjunkan Ratusan Personel dan Fokus Penegakan Prokes

Oleh : Rahman / Senin, 26 Oktober 2020 11:18
Libur Maulud, Satpol PP DIY Terjunkan Ratusan Personel dan Fokus Penegakan Prokes
Sejumlah wisatawan menaiki becak pada saat melintasi kawasan wisata Jalan Malioboro (2020)-Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Amankan libur panjang Maulud Nabi dan cuti bersama pada 28 Oktober-2 November 2020 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY terjunkan ratusan personel gabungan.

Ratusan personel akan ditempat disejumlah lokasi yang akan menjadi pusat keramaian seperti kawasan Malioboro hingga Keraton Yogyakarta.

“Selain personel Satpol PP, kami juga berkoordinasi dengan TNI Polri untuk pengamanan dan keamanan. Rencananya akan menurunkan sekiat 120 personel,” ujar Noviar Rahmad, Kepala Satpol PP DIY saat dihubungi Gudegnet melalui sambungan telepon, Senin (26/10).

Diterjunkannya ratusan personel pengamanan tersebut karena Kota Yogyakarta diprediksikan akan menjadi salah satu tiitik pusat keramaian.

Noviar menjelaskan, titik fokus pengamanan tetap pada keamananan dan kenyamanan para wisatawan dan memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) tetap dijaga.

“Yang utama dari pengamanan adalah jangan sampai ada pelanggaran prokes baik oleh wisatawan maupun para pelaku-pelaku usaha dan wisata,” jelasnya.

Selain kawasan Malioboro, Satpol PP DIY juga akan menempatkan puluhan personelnya guna menjaga 64 titik lokasi wisata di DIY seperti wisata pantai dan pusat perbelanjaan.

Menurut Noviar, yang akan menjadi kesulitan adalah mengatur dan memastikan bahwa pada saat libur panjang besok tidak terjadi penyebaran virus corona di lokasi wisata.

“Dengan persiapa pengamanan ini, kami berharap dapat menekan penyebaran virus corona dan memastikan tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Sementara ini Kepala UPT Malioboro Ekwanto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mempersiapkan pengamanan di Malioboro.

“Untuk long weekend ini kami akan siapkan pasukan Jogoboro dan petugas Dinas Perhubungan guna menagtur laju lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ungkapnya.

Ekwanto berharap, para wisatawan untuk tetap mematuhi peraturan saat memasuki Malioboro seperti kode QR dan jumlah wisatawan di setiap zonanya.

“Kode QR wajib dilakukan oleh seluruh wisatawan yang masuk Malioboro dan menjadi bagian penting karena itu akan menjadi tracing awal bila terjadi satu hal,” harapnya.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    RAKOSA 105,3 FM

    RAKOSA 105,3 FM

    Rakosa 105,3 FM



    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini