Pariwisata

Cegah Antrean Wisatawan, Dispar Sleman Gunakan Alat Transaksi Baru

Oleh : Wirawan Kuncorojati / Rabu, 04 Mei 2022 18:30
Cegah Antrean Wisatawan, Dispar Sleman Gunakan Alat Transaksi Baru
Dok. Dinas Pariwisata Sleman


Gudeg.net - Mencegah antrean wisatawan di pintu masuk destinasi wisata, Dinas Pariwisata Sleman menggunakan alat transaksi baru. 

"Kami telah mengirim alat dan melatih petugas pada minggu lalu, untuk siap, cepat, dan tepat dalam melayani wisatawan di pintu masuk destinasi. Kalaupun terjadi antrean tidak sampai mengular panjang. Berdasar pantauan kami di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) baik di Gerbang Kaliurang, Gerbang Kaliadem serta candi-candi tidak mengalami antrean yang berarti," kata Suparmono, Kepala Dinas Pariwisata Sleman dalam keterangan tertulis, Rabu (4/5).

Sementara itu, Dewi Pratika, Kasie Fasilitas Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman merinci terdapat 12 alat transaksi baru yang didistribusikan ke 5 TPR, dua di  TPR Kawasan Kaliurang dan tiga di TPR Kawasan Kaliadem. 

Ia mengatakan, alat tersebut mempunyai mobilitas yang baik bagi petugas untuk melakukan jemput bola, sehingga dapat meminimalisir potensi antrean panjang.

Lebih lanjut dijelaskan, menurut catatan dari hasil pemantauan Dinas Pariwisata Sleman sampai pada Selasa pukul 15.00 WIB, Kawasan Kaliurang dikunjungi 3.969 wisatawan; Kawasan Kaliadem 2.737 wisatawan, lebih dari 500 wisatawan berkunjung di 5 candi yang dikelola Pemkab Sleman; Sindu Kusuma Edu Park dan Gamplong Studio masing-masing dikunjungi lebih dari 750 wisatawan; Tebing Breksi 984 wisatawan; dan Jogja Exotarium 963 pengunjung. 

Suparmono optimis kunjungan akan terus meningkat di destinasi-destinasi Sleman, "Karena selain pengelola telah menerapkan prokes yang baik dan konsisten, rekan-rekan juga memberikan layanan terbaiknya bagi wisatawan," katanya. 

Ia menjelaskan, terkait kejadian aduan tiket masuk salah satu destinasi wisata di media sosial beberapa waktu yang lalu, hal tersebut sudah ditindaklanjuti kepada kedua belah pihak, baik yang dirugikan maupun pengelola destinasi. 

Menurutnya, pengelola telah memperbaiki sistem layanannya, agar kejadian merugikan wisatawan tidak terulang kembali.

 


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini