
Itulah sepenggal kata-kata yang meluncur dari seorang Iwan Fals saat melakukan penanaman
pohon dikawasan Desa Kepuhharjo, Cangkringan, Sleman DIY. Acara ini merupakan bentuk kepedulian PT HM Sampoerna Tbk dalam
rangka Program Rehabilitasi Lereng Merapi bekerjasama dengan Pemkab SLeman, Dinas Kehutanan Kab Sleman dan sebuah cafe besar
di Jogja.
Erupsi yang terjadi pada 2010 silam mengakibatkan kerusakan ekositem hutan dikawasan
Merapi. Sebanyak 875 Ha terkena awan panas dan dari 8 dusun yang ada saat itu tinggal 2 dusun, ungkap Kepala Desa Kepuhrajo,
Heri Suprapto kepada Tim Gudegnet kemarin (24/01).
Iwan Fals sendiri hingga kemarin telah melakukan kunjungan tiga kali. "Dan yang terakhir
ini didaerah Kepuhharjo, kita menanam sebanyak 5000 pohon guna memperbaiki ekosistem yang ada diareal ini," jelasnya ramah
saat berbincang-bincang dengan rekan media.


Pihak Sampoerna menjelaskan bahwa 5000 pohon tersebut terdiri atas Pohon Sengon dan Pohon
Jeruk. Alasan pemilihan bibit tersebut karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta bermanfaat bagi warga sekitar.
Pohon-pohon tersebut ditanam kemudian melibatkan 300 orang relawan yang terdiri dari masyarakat setempat, Komunitas Pasag
Merapi, SVC dan SRV regional Jogjakarta.
"Yang harus dipikirkan saat ini adalah bagaimana menghadapi persoalan hidup kedepan, oleh
karena itu saya sebelum menyanyi menanam pohon untuk kehidupan yang lebih baik," pungkas Iwan kepada Tim Gudegnet yang akan
melakukan konser Jogja Goes Green di Boshe VVIP Club Nanti malam jam 21.00 WIB.
Kirim Komentar