Press Release

Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
Min
  • Erasmus Huis mempersembahkan VINCENT VAN AMSTERDAM

    Rabu, 24 Mei 2017 | Expired
      Biografi Vincent van Amsterdam                                              Vincent van Amsterdam (1989), pemenang Dutch Classical Talent Award 2016, adalah seorang seniman yang mempromosikan akordeon klasik. Ia menyelesaikan pendidikannya baik untuk tingkat Bachelor maupun Master dengan cum laude di Fontys Academy untuk Seni Rupa di Belanda. Vincent adalah pemenang pada berbagai kompetisi musik nasional dan internasional, termasuk Prinses Christina Concours (Belanda, 2007), National Accordion Competition (Belanda, 2008 dan 2009), dan Dutch Conservatoire Competition (2014). Vincent mulai belajar akordeon pada ayahnya, pemain dan guru akordeon Evert van Amsterdam. Pada saat mengikuti pendidikan Bachelor, Vincent diajar oleh Ronald van Overbruggen dan Gerie Daanen. Selama mengikuti pendidikan Master, ia belajar pada profesor Stefan Hussong dan profesor Wjatscheslaw Semionow. Dulu Vincent belajar pada pemain akordeon terkenal di berbagai tempat di dunia. Vincent mempunyai repertoir yang luas mulai dari Scarlatti, Bach dan Franck hingga Gubaidulina, Nordheim, Schmidt dan Kusjakow. Selain itu, Vincent meminta komposer kontemporer Belanda untuk membuat karya buat Vincent, seperti W. Boogman, B. van Beurden dan D. Manneke. Vincent sudah merilis empat album CD. Pada tahun 2012, ia merilis “A Flight Beyond the Time”, di mana ia menampilkan komposisi tunggal dan kamar musik bersama Van Amsterdam Duo. Album berikutnya, “Classical Accordion” (2014) terdiri dari karya tunggal oleh sejumlah komposer seperti Sweelinck, Bach, Gubaidulina dan Tiensuu. Pada tahun 2016 Vincent merilis album dengan Van Amsterdam Duo, berjudul “Chanson Russe”, yang mencakup karya sejumlah komposer Rusia. Dan pada paruh kedua 2017, Vincent akan merilis album solo kedua dari program Dutch Classical Talent. Musik kamar Di samping tampil solo, Vincent sering bermain dalam musik kamar. Yang paling dikenal adalah kontribusinya untuk Van Amsterdam Duo, yang ia bentuk bersama saudara perempuannya, Jeanine van Amsterdam (biola) sejak tahun 2004. Duo ini juga sering tampil sebagai pemenang pada kejuaraan nasional dan internasional. Di samping Van Amsterdam Duo, Vincent juga bergabung dalam sebuah trio dengan trombon dan penyanyi sopran dan mulai tahun 2017 ia bekerja sama dengan sebuah kwartet (gesek), Dudok Kwartet Amsterdam. Selama bertahun-tahun, Vincent menggelar konser di hamper setiap gedung konser besar di Belanda dan tampil di berbagai festival. Vincent juga berkesempatan untuk mengadakan tur konser di Italia, Austria dan Tiongkok and sebagai pemain tunggal, Vincent sering tampil bersama berbagai orkestera (remaja). Untuk informasi lebih lanjut: www.vincentvanamsterdam.nl    
  • ADUIN FEST 2017, “Nyepik Becik (Pikirkan Apa yang Kamu Katakan)”

    Selasa, 16 Mei 2017 | Expired
      Yogyakarta, 16 Mei 2017, Lebih dari 40 mahasiswa Advertising Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta akan mengadakan event tahunan yang sudah dilaksanakan selama 4 tahun terakhir, yaitu Aduin. Aduin adalah sebuah ajang kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi konsentrasi Advertising UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ditahun ini, Aduin hadir dengan menyusung tema Nyepik Becik yaitu pikirkan apa yang kamu katakan. Acara ini akan diadakan selama 2 hari yaitu pada hari Rabu dan Kamis, pada tanggal 17-18 Mei 2017 yang bertempat di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga dan diikuti oleh 133 peserta yang terdiri dari 106 karya Print Ad, 18 karya Digital Activation dan 9 karya TVC.Aduin memiliki serangkaian acara menarik seperti kompetisi iklan, pameran karya, creative seminar dengan menghadirkan Handoko Hendroyono (Content Creator, Producer and Creative Storyteller) dan Budiman Hakim (Copywritter, Creative Advisor at MACS909), Sharing Session dan Awarding Night yang dimeriahkan oleh Kopi Loewak; Korekayu; dan Kayu Manis. Angga Saputra selaku ketua Aduin mengatakan bahwa dengan adanya acara ini diharapkan dapat mengajak kita semua untuk berbicara dengan baik khususnya ketika kita menggunakan media.Selain itu, Rama Kertamukti selaku pembina Aduin mengatakan bahwa Aduin tahun ini adalah luar biasa, karena dihadiri oleh Dekan dan berharap semoga tahun depan Aduin dapat menghadirkan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain itu, pembina Aduin berharap kita semua bisa happy-happy karena dunia kreatif adalah dunia yang happy. Acara ini disambut baik oleh Kaprodi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, karena menurutnya acara ini merupakan kegiatan yang kreatif dan nantinya akan menjadi agenda rutin di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dimana hal ini menunjukkan kreativitas mahasiswa.   More info : Akyun (Wakil Ketua Aduin Fest 2017) 0857 0105 6603  
  • Yuk Nonton!!! Di Sekolah

    Selasa, 25 April 2017 | Expired
      PEREMPUAN DALAM CERITA, PEREMPUAN BERCERITA Juru Program, Imam Yudia P Waktu & Tempat Pemutaran Selasa, 25 April 2017 I 12.30 WIB SMA Negeri 6 Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta Empat film pilihan Yuk Nonton kali ini bertema tentang penggambaran perempuan dalam cerita dan perempuan yang bercerita. Dalam film Semalam Anak Kita Pulang (Adi Marsono) dan Opor-Operan (Mustafa), kita akan melihat kondisi lingkungan sosial (konteks) tak pernah bisa dilepaskan dalam melihat perempuan dan permasalahannya hari ini. Sementara itu, Tangan Kanan (Yusuf Harahap) menggambarkan perwujudan mainstream perempuan dalam media secara umum. Sedangkan Chairun Nissa menyajikan wacana mengenai perempuan dalam konteks waktu terkini melalui sudut pandang khas perempuan dalam film Masa Sih? Bagi Yuk Nonton, peringatan hari Kartini merupakan sebuah perjalanan melihat kembali bagaimana posisi perempuan saat ini. Di masanya dulu, kesetaraan perempuan dalam pendidikan adalah masalah utama bagi RA Kartini. Hari ini, semua orang memiliki kesempatan yang sama dalam hal pendidikan. Pertanyaannya adalah: apakah dengan begitu perjuangan Kartini dapat dikatakan selesai? Sebelum berdiskusi, mari kita simak dulu narasi perempuan dalam empat film di atas. Yuk Nonton!!!
  • Yuk Nonton di Sekolah

    Rabu, 29 Maret 2017 | Expired
      Yuk Nonton di Sekolah adalah program yang didukung Seksi Perfilman Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang dikelolaoleh Yuk Nonton!!!. Program yang direalisasikan untuk pertama kalinya pada Februari 2017 disikapi sebagai program pemutaran yang akan berlangsung secara berkesinambung. Tahun 2017, kami akan hadir sebanyak delapan kali di beberapa sekolah yang ada di DIY. Tema besar yang akan menjadi payung program pemutaran Yuk Nonton di Sekolah 2017 adalah“Sinema dan Remaja”.Tema besar tersebut kami pilih untuk mengelola potensi film untuk perkembangan remaja usia pelajar SMA/sederajat. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu daerah yang memiliki budaya perfilman yang baik. Budaya perfiman Yogyakarta didukung oleh banyak komunitas film yang tumbuh dan berkembang setiap tahunnya. Produksi film panjang-pendek, fiksi-animasi-dokumenter terus bermunculan dan menuai prestasi di level nasional hingga internasional. Selain itu, pemutaran-pemutaran film semakin konsisten tiap bulannya. Festival film berskala nasional hingga internasional juga secara konsisten turut mengkondusifkan iklim perflman di DIY. Semua pencapaian tersebut masih ada yang belum dicakup, yakni tentang bagaimana film menyentuh pelajar SMA atau sederajat secara berkesinambungan. Beberapa program memang sempat dilaksanakan, namun belum ada yang hadir secara rutin dan berkesinambungan. Pendidikan melalui film di kalangan pelajar harus kami anggap penting untuk memastikan budaya sinema yang berkembang di DIY bisa berdampak dan memiliki penerus-penerus muda yang produktif. Berdasarkan uraian di atas, program Yuk Nonton di Sekolah sengaja diciptakan sebagai program pemutaran film di sekolah-sekolah untuk menghadirkan film sebagai pengetahuan, hiburan sekaligus medium pendidikan. Yuk Nonton di Sekolah menjadi salah satu program yang bisa menjadi jawaban untuk menyentuh dunia perfilman di kalangan pelajar SMA/sederajat di DIY. Tujuan yang Ingin Dicapai Yuk Nonton di Sekolah adalah terciptanya budaya menonton tontonan yang edukatif dan menghibur bagi kalangan pelajar SMA/sedarajat, terkelolanya salah satu potensi budaya dan parawisata di DIY dalam konteks perfilman di kalangan pelajar SMA/sederajat, dan turut menyukseskan visi pemerintah DIY sebagai pusat kebudayaan dan parawisata di Asia Tenggara.
  • SGM Terima Padmamitra Award

    Rabu, 28 Desember 2016 | Expired
    PT Sarihusada Generasi Mahardhika , bagian dari kelompok Danone Indonesia, menerima penghargaan “Padmamitra Award” dari Menteri Sosial Republik Indonesia Dra. Khofifah Indar Parawansa dalam rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2016 bertempat di kantor Walikota  Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Sosial kepada wakil Management PT Sarihusada Generasi Mahardhika Endah Prasetioningtias , Community & Public Relations Manager untuk program pemberdayaan masyarakat kampung Badran, Yogyakarta dalam bidang penanggulangan kemiskinan.   Padmimitra Award adalah program penghargaan dari Kementrian Sosial RI kepada Dunia Usaha yang berkontribusi membantu pemerintah dalam menangani permasalahan sosial di masyarakat seperti Kemiskinan, ketunaan sosial, keterlantaran, keterpencilan dan permasalahan sosial lainnya.  Tahun 2016 ini Padmamitra Award diberikan kepada 15 Perusahaan. PT SGM berhak menerima Padmamitra Award setelah menjalani rangkaian penilaian atas program Pemberdayaan Masyarakat Kampung Badran Yogyakarta yang mengusung program PAUD, Nutrisi dan kesehatan serta pemberdayaan ekonomi yang terintegrasi bagi masyarakat di bantaran sungai Winongo, Yogyakarta.  Program yang bermitra dengan PKPU serta Pemkot Yogya ini saat ini menjadi lokasi study banding bukan hanya dari masyarakat di sekitar akan tetapi juga dari luar Yogyakarta. Saat ini program memperluas penerima manfaat bagi 3 wilayah lain di sepanjang bantaran sungai Winongo.  
  • Apotek K-24 Raih Penghargaan Waralaba Indonesia 2016

    Senin, 28 November 2016 | Expired
    Apotek K-24 akhir tahun ini kembali meraih prestasi gemilang. Jaringan Apotek waralaba terbesar di Indonesia itu meraih penghargaan untuk kategori Waralaba Utama Indonesia dalam ajang Penghargaan Waralaba Indonesia yang di selengarakan oleh Kementerian Perdagangan RI di Jakarta Convention Center, 25-27 November 2016. Penghargaan Waralaba Indonesia diserahkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di tengah tengah perhelatan World Franchise Summit Indonesia (WFSI) 2016, yaitu ajang bisnis waralaba tingkat dunia.  Pendiri Apotek K-24, dr Gideon Hartono mengatakan, penghargaan  ini sangat istimewa dan membanggakan mengingat diberikan secara langsung  oleh Presiden Republik Indonesia dan ini yang pertama kali.  Proses seleksi PWI telah dimulai 6 bulan yang lalu melalui tahapan sosialisasi dan pendaftaran/penjaringan, evaluasi dan verifikasi langsung ke Kantor Pusat Apotek K-24 di Jogja, serta penilaian dan penjurian.  Bagi Apotek K-24  prestasi  ini merupakan dukungan penuh  pemerintah untuk dapat terus dikembangkan di seluruh Wilayah Indonesia.  Apotek K-24 saat ini telah dibuka lebih dari 360 gerai di 24 provinsi dan 101 kabupaten/kota di Indonesia, melayani lebih dari 3 juta pasien setiap bulan dan menyerap tenaga kerja lebih dari 4000 orang.  Marketing Manager Apotek K-24 mengatakan penghargaan Waralaba Indonesia dianugerahkan kepada wirausaha waralaba di Indonesia dalam 5 kategori yakni Waralaba Pratama, Kategori Waralaba Utama, Kategori Penerima Waralaba, Kategori Waralaba Global Indonesia dan Kategori Waralaba Mancanegara. Kategori Waralaba Utama, pemenang pertama PT. Indomarco Prismatama Tbk. dengan merek Indomaret, pemenang kedua PT. K-24 Indonesia dengan merek Apotek K-24, dan pemenang ketiga PT. Coffee Toffee Indonesia dengan merek Coffee Toffee. Sedangkan untuk kategori Penerima Waralaba, Franchisee Apotek K-24 Rawamangun Jakarta berhasil meraih penghargaan  sebagai  Finalis .
  • Edukasi Kesehatan Melalui Program 1000 Pelangi

    Senin, 21 November 2016 | Expired
    Program 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) menjadi latar belakang kegiatan program 1000 Pelangi bertempat di Langensuko Park, Jogja Plaza. Event yang diikuti oleh keluarga karyawan PT SGM tersebut diikuti oleh 128 keluarga yang terdiri dari 115 balita, 111 ibu menyusui dan 13 ibu hamil tersebut berlangsung lancar dan menyenangkan (20/11). "Kegiatan ini bertujuan untuk memonitoring status gizi keluarga serta memberikan edukasi tumbuh kembang anak melalui talkshow oleh psikolog dan dokter spesialis anak, " jelas Endah Prasetioningtias, Community & Public Relations Manager, PT Sarihusada Generasi Mahardhika. Tak hanya itu, ada pula kegiatan lomba memasak “kreasi ayah”, lomba rangking 1 serta beberapa booth yang disediakan untuk peserta yakni booth pengukuran berat badan, konsultasi gizi, dan permainan edukatif bagi anak.  Sebagai perusahaan nutrisi untuk ibu dan anak, SGM menaruh perhatian serius terhadap pemenuhan status Gizi keluarga karyawan. Oleh karenanya sejak karyawan atau istri karyawan hamil,  menyusui, hingga anak berusia 2 tahun, program 1000 Pelangi turut mendampingi prosesnya agar kecukupan Gizi karyawan terpenuhi  sehingga diharapkan akan menghasilkan kualitas generasi yang lebih baik. Dilokasi yang sama, Operation Director ELN Danone Indonesia, Rizki Raksanugraha mengatakan bahwa selain kepada pelanggan kami melalui produk-produk yang berkualitas, perusahaan juga sangat memperhatikan status gizi bagi keluarga karyawan. Pada tahun 2014 perusahaan menunjuk beberapa karyawan terpilih  sebagai Duta untuk dilatih dan dibekali pengetahuan mengenai Gizi seimbang serta materi lain yang terkait dengan program 1000 HPK oleh para pakar Gizi. Program ini berhasil dan menjadi contoh kegiatan yang baik sehingga pada bulan Januari 2016 mendapat penghargaan dari Danone Global dalam kategori “Best Contribution to 1000 Days Program” atau kontribusi terbaik dalam program 1000 Hari Pertama Kehidupan di lingkungan Danone Global.  Sejak tahun 2016 program diperluas ke Pabrik Danone ELN di Ciracas, Sentul dan Kantor Jakarta.
  • Hebat, Drifter GT Radial Menangi 2 Nominasi

    Sabtu, 19 November 2016 | Expired
      DUA drifter GT Radial tampil mengesankan selama ajang turnamen Mogu Mogu Achilles Motorsport Festival (AMF) 2016 di halaman Stadion Maguwoharjo, Jumat dan Sabtu (18-19/11) lalu. Dalam tiga kategori yang dipertandingkan di ajang adu ngepot mobil ini, dua drifter mereka, Rocca Julian dan M. Farhan masuk dalam tiga besar di masing-masing kategori. Rocca Julian yang membela Tim GT radial menjadi juara di kategori Driftstar mengalahkan Aprisa Abay dari MZ Tour di tempat kedua dan Rama Anggana di tempat ketiga. Sedangkan M.Farhan, drifter muda yang baru satu tahun menggeluti dunia pro sukses meraih peringkat tiga kategori Umum terpaut poin tipis dengan Abdul Faiz dari Kratingdaeng Reflood dan Emanuel Amandio, drifter nasional yang membela panji Intersport Troupe. Sementara itu di kelas Rookie menempatkan drifter perempuan pertama di Indonesia di dunia pro, Alinka Hardianti dari HGMP tim menjadi juara disusul Chandra Kenzo dari JTJRT, dan Ricko Nugraha dari tim Bostar ILDS. Drifter anyar Deny Ferdito juga mencatatkan nama di list penerima penghargaan dengan status drifter kualifikasi terbaik yang dilangsungkan Jumat (18/11) lalu. M Farhan yang bersaing ketat dengan Emanuel Amandio sejak babak 8 besar mengisahkan bahwa AMF 2016 merupakan momentum pembuktian dirinya bersama tim GT Radial. Mendapat peringkat tiga menurutnya tidak terlalu buruk lantaran sudah menyingkirkan banyak drifter nasional seperti Lucky Reza, Akbar Faiz, dan lain sebagainya. Hasil ini juga menjadi pembuktian konsistensi dirinya usai selalu masuk di tiga besar terbaik Umum di kejuaraan drift selama tahun 2016. "Saya mempersiapkan kejuaraan hanya selama tiga minggu saja. Kerja keras dengan tim GT Radial, dari mengubah eksterior ala Sky Line di bagian depan dan Cicero di belakang terbayar lunas. Saya sebelumnya juga sempat menimba ilmu di Jepang selama satu tahun untuk mempersiapkan diri dalam banyak turnamen," ucapnya ketika ditemui di paddock, Sabtu (19/11) petang. Di event Mogu Mogu AMF 2016 Maguwoharjo Sleman kali ini GT Radial menurunkan 7 drifter yang seluruhnya menggunakan GT Radial Champiro SX2. Dengan kompon yang telah disempurnakan, ban GT Radial Champiro SX2 terbukti handal untuk membantu para drifter GT Radial meraih podium kemenangan. Beberapa drifter papan atas tanah air seperti M Farhan, Danny Ferdito dan Rocca Js pun tampak menikmati suasana kompetisi di Yogyakarta ini. "Kami memang ingin menunjukkan komitmen untuk memajukan dunia otomotif Indonesia khususnya dalam hal ini drifting. Kami dukung mereka untuk bisa berprestasi maksimal dan menunjukkan kemampuan di Maguwoharjo," ungkap Corporate Brand Manager GT Radial Indonesia Leonard Ghozali.
  • Tonton Aksi Drifter Kenamaan Tampil di Stadion Maguwoharjo

    Selasa, 15 November 2016 | Expired
    Setelah kesuksesan Corsa Motorsport Festival 2016 di Malang, Achilles Radial bersama Mogu Mogu kembali siap ramaikan kota Yogyakarta dalam Seri Kedua Achilles Motorsport Festival 2016. Acara ini akan diadakan pada tanggal 18-19 November 2016 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta. Mogu Mogu Achilles Motorsport Festival merupakan suatu rangkaian acara event drifting tahunan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Achilles Radial. Achilles Radial merupakan merk ban mobil kualitas internasional yang diproduksi oleh PT Multistrada Arah Sarana Tbk. Bersama dengan Mogu Mogu, AMF berinisiatif untuk memadukan kompetisi drifting dengan entertaiment. Berangkat dari tingginya animo masyarakat di tahun lalu terhadap AMF membuat tahun ini semakin mantap untuk kembali menggelar Mogu Mogu Achilles Motorsport Festival 2016 di kota Yogyakarta.      “Dari pengalaman tahun lalu, antusiasme masyarakat Yogyakarta itu sangat tinggi. Menurut kami, masyarakat Jogja suka mengikuti acara-acara khususnya otomotif. Hal ini membuat Achilles ingin mengapresiasi masyarakat Yogyakarta dengan acara otomotif dan hiburan dari Mogu Mogu Achilles Motorsport Festival 2016 yang hadir lagi di Yogyakarta,” ungkap Zein Saleh, Senior Marketing Manager PT Multistrada Arah Sarana Tbk dalam konferensi pers hari ini yang digelar di Tickle Hotel. Acara yang merupakan kolaborasi antara Achilles dan Mogu Mogu ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, seperti yang diungkapkan oleh Hartono Saekun selaku Ass. President Director PT Sappe Indonesia dalam konferensi pers hari ini, “Kami berharap lewat acara ini, kami bisa semakin memperkenalkan enam rasa Mogu Mogu kepada masyarakat Yogyakarta, yaitu rasa coconut, lychee, mango, strawberry, grape, dan yogurt. Bukan hanya rasa, kami juga ingin memperkenalkan kemasannya agar semakin familiar di sini. Dengan pengalaman di tahun lalu, memang rasanya sulit untuk tidak mampir lagi di kota ini. Karena begitu tingginya minat masyarakat Jogja terhadap event otomotif.” Di kesempatan yang sama, Lucky  Reza sebagai drifter nasional yang bertindak sebagai panelis dalam konferensi pers mengatakan, “Acara seperti AMF ini harus terus diselenggarakan. Menurut saya, Achilles dan Mogu Mogu sangat kreatif menggelar acara drifting yang dipadukan dengan entertainment. Ini merupakan ajang yang baik bagi para drifter untuk mengasah kemampuan dalam bertanding di sirkuit.” Selain Lucky Reza, Emmanuel Amandio, Ikhsan Utama, Akbar Rais, dan drifter berbakat lainnya juga akan turut serta dalam acara ini untuk berkompetisi. Para drifter ini tentunya akan menjadi daya tarik bagi masyarakat Yogyakarta untuk mengenal dunia drifting. Bukan hanya drifting, Mogu Mogu AMF Yogyakarta 2016 juga memberikan hiburan bagi pecinta dunia otomotif, yaitu Motorcycle Freestyle dengan bintang utama, Wawan Tembong, juara freestyle motor tingkat ASEAN. Acara ini juga juga memfasilitasi komunitas-komunitas mobil untuk berkumpul dan berlomba modifikasi dalam Car Meet up yang menjadi bagian dari acara ini. Ada pula temu komunitas dalam Community Gathering. Bazaar Automotive juga digelar dengan pameran dan promosi yang menarik. Acara yang menargetkan 15.000 pengunjung ini akan menampilkan Music Festival, Flash Mob, dan Street Dance yang akan menghibur semua kalangan yang hadir. Food Bazaar pun akan menemani selama acara berlangsung dengan makanan-makanan khas Indonesia yang patut untuk dicoba dalam menghabiskan waktu di akhir pekan. Band kesayangan masyarakat Yogyakarta, The Finest Tree juga akan tampil dan memanjakan telinga pengunjung dengan lantunan lagu genre pop-blues yang cocok untuk menemani malam minggu di Yogyakarta. Penampilan band NDX AKA FAMILIA juga akan hadir di panggung Mogu Mogu AMF Yogyakarta untuk mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta bergembira bersama. Tidak ketinggalan Trade In ban Corsa juga meramaikan Mogu Mogu Achilles Festival 2016 ini. Sebanyak 1000 ban motor akan dijual habis dengan harga hanya Rp 85.000 saja. Ban motor Corsa sebagai ban motor tangguh akan tersedia di booth Trade in Corsa yang berada di Lapangan Stadion Maguwoharjo pada tanggal 19 November 2016. Begitu banyak keseruan yang ditawarkan pada Mogu Mogu AMF Yogyakarta. Akan sangat sayang untuk dilewatkan. Pastikan pada tanggal 18-19 November 2016 datang ke Stadion Maguwoharjo untuk menikmati keseruan acara. Hanya dengan 2 botol Mogu Mogu, para pengunjung sudah dapat masuk dan menikmati rangkaian acara. Ayo telusuri Instagram @Achilles_radial dan @mogu2Amf untuk dapatkan informasi selengkapnya. 
  • Phawak: Native American Music di mini hall Plaza Ambarrukmo

    Senin, 07 November 2016 | Expired
    Plaza Ambarrukmo kembali mengadakan event musik Phawak yang digelar mulai 3-14 November 2016 di mini hall lantai 3. Selama hampir dua minggu pengunjung Plaza Ambarrukmo dapat datang ke area event Phawak yang lengkap dengan dekorasi khas Indian.  Tema dekorasi Phawak kali ini adalah bebatuan yang kental khas suku tersebut. Sajian musik Phawak akan dilakukan 3-4 sesi per hari dan pengunjung dapat duduk di sitting area Phawak secara free. Pada setiap penampilannya, Phawak akan menampilkan nyanyian dan juga tari Indian lengkap dengan atribut seperti pakaian Indian dan hiasan kepala yang dikenal dengan sebutan War Bonnet. Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan keahlian memainkan alat musik seperti samponya, flute, dan bell ring yang indah dari Lobito (musisi Bolivia). Selain dapat menikmati lantunan musik etnik Indian, pengunjung juga dapat melihat berbagai souvenir khas Phawak seperti hiasan dream catcher (penangkap mimpi), leather bracelet, anting, Indian necklace, dan berbagai CD koleksi musik Phawak. Selama pelaksanaan event Phawak ini, pengunjung juga dapat mengikuti foto kontes dengan mengunjungi dan berfoto di area dekorasi Phawak Plaza Ambarrukmo.  Setiap minggunya akan dipilih tiga pemenang melalui instagram @PlazaAmbarrukmo yang akan mendapatkan original CD musik Phawak dan souvenir dari Plaza Ambarrukmo. Suku Indian merupakan salah satu suku yang populer di dunia khususnya dengan budaya masyarakat, histori, dan karya musiknya. Melalui event Phawak ini, Plaza Ambarrukmo ingin mengenalkan musik Indian kepada masyarakat dan diharapakan dapat menjadi hiburan yang berkualitas khususnya bagi para pengunjung yang datang ke Plaza Ambarrukmo.

Swaragama 101.7 FM

Swaragama 101.7 FM

Swaragama 101.7 FM


RetjoBuntung 99.4 FM

RetjoBuntung 99.4 FM

RetjoBuntung 99.4 FM


Geronimo 106,1 FM

Geronimo 106,1 FM

Geronimo 106,1 FM


JIZ 89,5 FM

JIZ 89,5 FM

Jiz 89,5 FM


Swara Kenanga 100.1 FM

Swara Kenanga 100.1 FM

Purworejo - FM 100.1 MHz


Handayani FM

Handayani FM

Handayani FM


Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini