Berita

Syawalan Sleman, Sultan HB X Sampaikan Fokus Pembangunan Infrastruktur

Oleh : Trida Ch Dachriza / Rabu, 27 Juni 2018 10:51
Syawalan Sleman, Sultan HB X Sampaikan Fokus Pembangunan Infrastruktur
Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan rangkaian program pembangunan infrastruktur-Gudegnet/Trida

Gudeg.net - Dalam rangka selebrasi Hari Raya Idul Fitri, Gubernur dan Wakil Gubernur DIY melakukan Syawalan keliling. Hari Selasa (26/5) lalu, agenda Syawalan ini dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman di Beran, Jalan Candi Gebang, Tridadi, Sleman. Acara ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh ratusan warga dan undangan.

Dalam sambutannya, Sultan Hamengkubowono X selaku Gubernur DIY menyampaikan kewajiban kabupaten-kabupaten DIY untuk turut serta memecahkan masalah penumpukan kendaraan yang menyebabkan macet di Jogja.

Dalam upaya memecahkan masalah kemacetan ini, Sultan menyampaikan bahwa rencana pembangunan outer ringroad sudah mulai terealisasi. "Keyakinan saya, outer ringroad dapat memecahkan masalah," sampainya di acara Syawalan lalu. "Tiga tahun yang lalu sudah diusulkan ke pemerintah pusat, dan sudah disetujui. Jalur ini nantinya mulai dari Tempel sampai Prambanan, lalu ke selatan dan barat, tembusnya di Sentolo," lanjutnya.

Sultan berpendapat, karena wilayah Jogja relatif kecil, tidak perlu ada jalan tol yang membelah wilayah, sehingga perekonomian juga tidak terganggu. Orang nomor satu di Jogja ini juga menyampaikan bukan karena tidak menyetujui tol, sudah ada pihak yang ingin membangun tol, tetapi perencanaan yang sudah masuk sebelumnya akan mematikan pasar tradisional seperti pasar Godean karena akses akan tertutup.

Jalan tol cukup berada di atas Jalan Jogja-Solo saja. Sedangkan untuk pembangunan outer ringroad, sudah dilimpahkan ke pemerintah pusat. Semua aset jalan, irigasi, dan sebaginya sudah dihibahkan ke pemerintah pusat.

"Ini (dilakukan) untuk upaya memecahkan masalah traffic lalu lintas agar masyarkat lebih nyaman," jelasnya.

Sultan juga meminta rencana tata ruang dan kesiapan kabupaten dalam menghadapi pembangunan outer ringroad dan jalan tol yang akan datang.

Tidak hanya ringroad dan tol, surat keputusan Gubernur mengenai underpass UGM Kaliurang juga disampaikan oleh Sultan sebagai hal yang harus disiapkan oleh Pemda Sleman. Jika underpass ini sudah selesai, proyek berikutnya adalah underpass Depok ke arah stadion.

"Jadi dimohon, untuk Bapak Bupati dan para perangkat, bagaimana merealisasikan underpass ini bisa dilakukan dengan baik. Karena problem ringroad ini sudah sangat larut. Harapan saya bagaimana manajemen traffic bisa kita atasi dengan baik," ujarnya.

Selain wilayah Sleman, Sultan juga menyampaikan perkembangan dan upaya memecah arus di wilayah Gunung Kidul. "Jalur dekat Nglanggeran nanti akan menjadi jalan yang lebar dari Gading sampai Prambanan. Sehingga untuk menuju Sleman tidak perlu turun ke Piyungan. Cukup Wonosari ke Gading, lalu ke kanan ke arah utara, masuk ke jalan baru sudah sampai Prambanan," ungkapnya.

"Kami juga mencoba memecah arus ke arah Mangunan, fokus ke jalur Cinomati. Jalan itu akan dilebarkan, dan diusahakan kemiringannya dikurangi. Tapi belum tahu, teknisnya memungkinkan atau tidak," jelasnya lebih lanjut.

Program-program ini sudah disepakati dengan pemerintah pusat. Dalam upaya sinkronisasi antara Borobudur dan pengembangan infrastruktur Joglosemar. Sultan berharap agar program-program ini dapat terealisasi dengan cepat.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    JogjaFamily 100,2 FM

    JogjaFamily 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    JIZ 89,5 FM

    JIZ 89,5 FM

    Jiz 89,5 FM


    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini