Seni & Budaya

Kolaborasi UNESCO dan Enam Universitas Gunakan Branding untuk Majukan Pariwisata Budaya

Oleh : Trida Ch Dachriza / Selasa, 02 Juli 2019 20:40
Kolaborasi UNESCO dan Enam Universitas Gunakan Branding untuk Majukan Pariwisata Budaya
Ragam produk yang di-branding oleh peserta pameran Branding Bahagia di Pendhapa Art Space (1/7)-Gudegnet/Trida

Gudegnet—Pameran kolaborasi enam universitas Yogyakarta di Pendhapa Art Space resmi dibuka. Dua kali pukulan gong masing-masing dari Moe Chiba, Head of Culture Unit, UNESCO Jakarta dan Elvera N. Makki, Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia.

Pameran yang berlangsung dari 1-3 Juli 2019 ini memang didukung dan didanai oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan Citi Foundation.

Mahasiswa dipertemukan dengan wirausaha muda kreatif yang tinggal di sekitar kawasan warisan dunia Borobudur dan Prambanan. Mereka lalu mem-brand citra produk usaha tersebut.

Branding adalah sesuatu yang sangat penting karena kita harus  bisa menarik perhatian konsumen,” ujar Elvera saat diwawancara di sela-sela pembukaan (1/7).

Branding sendiri adalah kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh pengusaha/pemilik produk untuk membangun dan membesarkan suatu brand. Lewat branding pemilik usaha dapat memilih citra yang ia inginkan untuk perusahaan/produknya.


Elvera N. Makki, Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia.

Enam universitas yang terlibat adalah Universitas Gadjah Mada, Modern School of Design, Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Mahasiswa peserta selama penciptaan lima bulan ini didampingi oleh mentor yang berasal dari Srengenge Advertising Agency. Sebanyak 114 wirausaha muda dengan bermacam-macam produk usaha di-branding ulang oleh ratusan peserta ini.

“Pelatihan kepada para pengusaha muda merupakan langkah strategis bagi pengembangan sumber daya manusia, terutama generasi muda yang jumlahnya mencapai 64 juta di Indonesia,” ujar Candra Negara, Direktur Hubungan Antarlembaga Luar Negeri Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) di kesempatan yang sama (1/7).

Menurutnya, BEKRAF sangat mendukung acara seperti ini karena BEKRAF memberikan perhatian utama pada pengembangan kapasitas pengusaha muda, khususnya di sektor ekonomi kreatif agar dapat berjaya juga di pasar internasional.

Pelatihan “Branding Bahagia” ini merupakan rangkaian dari program “Creative Youth at Indonesian Heritage Sites” yang diadakan UNESCO didukung oleh Citi Foundation.

Tujuan program ini adalah membangun kapasitas pada wirausaha muda kreatif yang tinggal sekitar empat destinasi utama pariwisata Indonesia, yakni Borobudur, Prambanan, Danau Toba dan Kota Tua Jakarta.

 Program ini bermaksud menghubungkan situs-situs warisan dunia dan mata pencaharian komunitas di sekitarnya melalui pelatihan pengembangan usaha bagi para wirausaha muda supaya bisa memanfaatkan peluang dari keberadaan destinasi wisata populer tersebut.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    IRADIO 88.7 FM YOGYAKARTA

    IRADIO 88.7 FM YOGYAKARTA

    100% Musik Indonesia, Cinta Musik Indonesia.


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini