Hiburan

FSTVLST Guncang Massa di Layana ''Irama Sinergi''

Oleh : Trida Ch Dachriza / Senin, 10 Februari 2020 18:29
FSTVLST Guncang Massa di Layana ''Irama Sinergi''
Penampilan FSTVLST di panggung Layana Indonesia di Lippo Plaza, Sabtu (8/2)-Gudegnet/Trida

Gudeg.net—Massa terlihat berkumpul antusias di halam open café Lippo Plaza di bilangan Jalan Laksda Adisucipto. Di panggung tampil band rock yang tengah panas di dunia musik, FSTVLST.

Setiap intro lagu dimulai, penonton yang didominasi pemuda-pemuda tanggung ini nampak semakin panas. Mulai dari melodi intro hingga lirik—mereka hafal di luar kepala.

Layana Indonesia selaku tim di balik acara yang diberi tema “Irama Sinergi” ini terbilang cukup berani memanggil FSTVLST di acara perdana mereka. Terlebih penampilan band asal Jogja ini tidak berbayar.

“Saya juga di luar ekspetasi jadi seperti ini,” ujar salah satupenanggung jawab sekaligus founder Layana Indonesia, Elita Barbara sambil tersenyum saat ditemui seusai acara (8/2).

Namun bagi yang akrab dengan penampilan live band beranggotakan lima pria ini, tentu sudah tahu akan seperti apa kumpulan Festivalist (sebutan untuk penggemar FSTVLST) saat menonton band idolanya.

Terlihat banyak di antara para pemuda ini nampak moshing (menari dengan membenturkan badan). Hasilnya beberapa penonton terjatuh dan satu cidera kepala saat pertunjukan berlangsung.

Tidak hanya FSTVLST, Layana Indonesia juga menghadirkan band-band indie yang akrab di panggung indie Jogja. Nama seperti JBBlues, Niskala, Rubah di Selatan, Sungai, Holiday Anna, Kasino Brothers, Sangkakala, Ardi Blues juga tampil.

Layana Indonesia sendiri mengadakan acara ini dengan tujuan brand activation untuk produk-produk Jogja. Menurut Elita, sudah dua tahun belakangan ini tidak ada bazar di Jogja yang mampu mengaktivasi merek.

Bukan hanya kegelisahan Elita saja sebagai pemilik merek Elita mengenai aktivasi merek yang ‘mati’ di Jogja. Sekumpulan koleganya yang juga memiliki merek masing-masing memiliki curhatan serupa.

Layana sendiri adalah kumpulan dari pemilik merek yang mempunyai kegelisahan mengenai absennya acara yang dapat mewadahi aktivasi merek mereka.

Terdiri dari delapan orang, masing-masing memiliki merek Reissa Garage, Berkana, Els Beauty, Wulan DPW, Prekju, Pik Ame Ame, Third Party Decoration, dan PLVD.

Pada tahun 2017, Layana membuat acara serupa dengan skala yang jauh lebih kecil di gerai Prekju, salah satu merek milik co-founder Layana. Setiap tahun Layana mencoba membuat acara aktivasi merek ini.

Pada akhirnya lima orang dari mereka ditambah satu anggota baru dari merek Dekayu berkomitmen untuk serius menggarap konsep yang diusung Layana.

Acara tahun 2019 diadakan pada Februari 2020 karena Layana ingin menantang diri membuat acara dengan skala yang jauh lebih besar.

Elita menginginkan orang yang datang di acara ini untuk dapat belanja sekaligus belajar. “Inti Layana ada tiga; entrepeneurship, education, entertainment,” ujar Elita.

Di acara ini ada berbagai macam merek berbagai kategori ditemukan pada bazar. Salad Nyo, Nasi Goreng Jagoan, Kiyoshi Ecoprint, Venus The Label, Khale Wale, Ingmadyokusuman, Dear Selly adalah beberapa merek yang terlihat.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    BPPTKG

    BPPTKG

    Radio Kotaperak FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini