Hiburan

Tren Busana Pernikahan Saat Pandemi

Oleh : Trida Ch Dachriza / Selasa, 15 September 2020 14:00
Tren Busana Pernikahan Saat Pandemi
Busana pernikahan koleksi Hari Agung Kebaya by Hari Agung Octavianus-Gudegnet/Trida

Gudeg.net—Salah satu kegiatan dan industri yang cukup signifikan terdampak karena serangan pandemi Covid-19 adalah pernikahan.

Bagi calon mempelai merayakan ikatan menjadi hal yang harus ditunda agar tidak menjadi klaster baru. Bagi industri, tentu saja tidak dapat beroperasi karena tidak ada pernikahan.

Beberapa bulan memasuki pandemi, calon mempelai sudah mulai mengadakan akad agar pernikahan tidak tertunda terlalu lama.

Dengan ditidiakannya resepsi membuat tren baju pernikahan bergeser. Dari penggunaan masker yang wajib saat akad atau pemberkatan, hingga gaun yang tidak lagi dipamerkan saat resepsi.

“Tren (busana pernikahan) setelah pandemi sekarang ini lebih simpel,” ujar Hari Agung Octavianus, desainer di balik label “Hari Agung Kebaya” saat berbincang dengan Gudegnet pekan lalu.

Ia menjelaskan kesederhanaan busana pernikahan ditentukan dari pemilihan bahan, siluet, dan juga detail. Bahan yang dipakai tidak seberat dulu.

Begitu pula dengan siluet. Siluet busana, terutama pada pengantin perempuan tidak lagi kompleks dan berlapis-lapis. Detail juga tidak “penuh” seperti saat gaun atau kebaya masih digunakan untuk resepsi.

“Simpel itu seperti bahan lace, detail payet tidak semua full bunga, tapi detail kecil-kecil. Main di mote-mote saja. Yang jelas tampilannya tetap classy,” katanya lagi.

Bahan-bahan berat seperti taffeta, beludru, dan organza sudah tidak terlalu diminati. Begitu pula gaun dan kebaya dengan siluet yang kompleks. Biasanya, bahan, siluet, dan detail yang “meriah” digunakan saat resepsi agar terlihat lebih glamor.

Namun, karena di masa pandemi tidak boleh mengadakan kegiatan yang mengakibatkan kerumunan massa, resepsi pun hilang sementara ini. Tampilan busana pernikahan pun menjadi lebih ‘”khidmat” dengan bentuk yang elegan.

“Tampilannya tetap classy,” ujar Hari lagi.

Sedangkan untuk masker, Hari menyarankan untuk pengantin menyelaraskan dengan busana.  Agar nampak chic dan elegan, pastikan ukuran masker sesuai dengan proporsi wajah.

Saat ini sudah banyak modifikasi untuk masker agar estetikanya sesuai dengan acara. Sesuaikan dengan tema busana (bahan dan detailnya).

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    ARGOSOSRO FM 93,2

    ARGOSOSRO FM 93,2

    Argososro 93,2 FM


    IRADIO 88.7 FM YOGYAKARTA

    IRADIO 88.7 FM YOGYAKARTA

    100% Musik Indonesia, Cinta Musik Indonesia.


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini