Seni & Budaya

Bintang Indrianto Kenang Djaduk Ferianto di Ngayogjazz 2020

Oleh : Rahman / Sabtu, 21 November 2020 23:00
Bintang Indrianto Kenang Djaduk Ferianto di Ngayogjazz 2020
Penampilan kolaborasi Bintang Indrianto (tengah), Sruti Respati (kanan) dan Eugen Bonty (kiri) saat gelaran Ngayogjazz di Karang Tanjung, Sleman, Sabtu (21/11)-Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Di tengah penampilan kolaborasinya bersama Sruti Respati dan Eugen Bonty, Bintang Indrianto menyempatkan untuk mengenang almarhum Djaduk Ferianto.

“Buat kami yang mengenal dekat atau jauh, untuk berkali, bertemu dan berkesenian bersama, (kehilangan) kakak senior yang sudah mendahului kita sangat berat,” ujar Bintang, saat tampil di Ngayogjazz 2020, Sabtu (21/11).

Pemain bass tersebut juga bercerita tentang pertemuannya dengan istri mendiang Djaduk, Bernadette Ratna Ika Sari yang akrab disapa Petra sesaat sebelum tampil.

“Bukan kesedihan yang kami punya tapi semangat dan guyon yang ditinggalkan Mas Djaduk Ferianto yang ada saat ini,” ungkapnya.

Selain itu Bintang juga meminta agar mendoakan tim yang sudah dibina dan bekerja sama dengan almarhum Djaduk Ferianto selama ini.

“Mudah-mudahan akan tetap selalu semuangat seperti yang kita saksikan hari ini dan pada Ngayogjazz tahun-tahun selanjutnya,” harapnya.

Pada penampilannya di Ngayogjazz kali ini, Bintang bersama Sruti dan Eugene membawakan sejumlah tembang seperti "Asmaradana", "Aku Ewa", "Landung-landung", "Ole Olang", dan lainnya.

Ia mengakui bahwa tembang yang dibawakan khusus untuk malam ini adalah lagu-lagu yang menurut  Djaduk termasuk kumpulan lagu-lagu asyik.

“Mas Djaduk punya penilaian sendiri terhadap karya dan aransemen saya. Untuk itu, saya ajak Sruti yang rela membolosi kegaiatannya yang banyak dan Eugene Bonty, pemain saksofon dari Jakarta,” kata salah satu musisi jazz kawakan Indonesia itu.

Dalam kesempatan ini, Sruti juga membawakan lagu "Ole Olang" yang merupakan tembang pertama dirinya masuk dapur rekaman.

Menurut Sruti, lagu ini adalah debut perjalanan karir bermusiknya dan pertama masuk ke dalam dapur rekaman.

“Saya dipaksa Mas Bintang, guru saya ini, untuk menulis lirik. Awalnya saya terbiasa menyanyikan lagu orang, tapi di lagu ini saya harus menulis lirik atas aransemen yang mas Bintang buat dan jadilah Ole Olang,” tuturnya.

Penampilan kolaborasi musik jazz dengan lantunan cengkok Jawa Sruti ini sangat menghibur dan mendapat apresiasi dari warga Kampung Karang Tanjung, Pendowoharjo, Sleman.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    RAKOSA 105,3 FM

    RAKOSA 105,3 FM

    Rakosa 105,3 FM



    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini