Pariwisata

Kunjungan Wisatawan ke Sleman Meningkat Selama Libur Imlek

Oleh : Trida Ch Dachriza / Senin, 15 Februari 2021 17:00
Kunjungan Wisatawan ke Sleman Meningkat Selama Libur Imlek
Bunker Kaliadem-Gudegnet/Rahman

Gudeg.net-Pada libur panjang Hari Raya Imlek 12-14 Februari 2021, kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Sleman meningkat.

"Tingkat kunjungan mengalami peningkatan walaupun secara umum relatif lebih kecil daripada kunjungan akhir pekan biasanya sebelum PTKM (Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat)," ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Suci Iriani Sinuraya, dalam rilis resmi yang diterima Gudegnet, Senin (15/2).

Kunjungan ke Tebing Breksi selama tiga hari di akhir pekan 12-14 Februari 2021 mencapai 2.281 pengunjung. Pada akhir pekan minggu sebelumnya, tanggal 5-7 Februari 2021, jumlah pengunjung sebanyak 1.538 orang.

Tingkat kunjungan ke Kawasan Wisata Kaliurang juga mengalami peningkatan dari 1.216 pengunjung di pekan sebelumnya menjadi 1.898 pengunjung. Sedangkan di Kawasan Wisata Kaliadem jumlah kunjungan akhir pekan libur Imlek sebanyak 3.014 orang, naik cukup signifikan dari 801 pengunjung pada minggu sebelumnya.

Beberapa tujuan wisata lain seperti Candi Ijo dan Candi Sambisari baru kembali dibuka untuk umum pada tanggal 9 Februari 2021 setelah PTKM tahap I usai.

Walaupun terjadi peningkatan, tetapi pengunjung tidak membludak. Destinasi wisata pun banyak yang sudah menyadari pentingnya menjalankan protokol kesehatan dengan konsisten.

Pada PTKM tahap II (9-23 Februari 2021), peraturan memang lebih spesifik mengatur operasional tempat usaha jasa pariwisata, destinasi pariwisata, dan juga destinasi kuliner hingga pukul 21.00 WIB saja.

Untuk tempat kuliner, jumlah pengunjung yang makan di tempat dibatasi sebanyak 25 persen dari kapasitas penuhnya. Sedangkan untuk destinasi wisata alam, jumlah pengunjung dibatasi hingga 50 persen kapasitas asli. Kegiatan yang berpotensi menyebabkan kerumunan juga tidak diizinkan.

Pelaksanaan protokol kesehatan pada masa operasional terbatas secara umum dilaksanakan dengan baik oleh pihak pengelola destinasi.

"Pihak manajemen atau kelompok masyarakat yang mengelola destinasi wisata di Sleman rata-rata sudah menyadari pentingnya konsistensi pelaksanaan prokes yang tidak hanya untuk melindungi wisatawan, tetapi juga untuk melindungi karyawan atau operator dan juga lingkungannya," ujar Suci lagi.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman dan Tim Satuan Tugas Covid-19 tetap melakukan monitoring dan akan menindak tegas destinasi wisata yang tidak mematuhi ketentuan sesuai instruksi Bupati Sleman.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    RAKOSA 105,3 FM

    RAKOSA 105,3 FM

    Rakosa 105,3 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini