Gudeg.net- Grup musik diatonis Abdi Dalem Musikan akan kembali menampilkan perntujukan dengan tajuk ‘Jogja Kembali’, pada Minggu, 1 Maret 2020 di Bangsal Mandalasana Keraton Yogyakarta.
Acara dalam rangka memperingati Serangan Oemoem (SO) 1 Maret ini akan digelar cukup spesial dengan menampilkan sejumlah repertoar.
Penghageng KHP Kridhomardowo Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KPH Notonegoro mengatakan, pertujukan kali ini akan sedikit berbeda dari biasanya.
“Karena ini untuk memperingati hari bersejarah bagi Yogyakarta, maka yang akan tampil seluruhnya adalah para abdi dalem yang tergabung dalam grup Musikan Mandalasana,” ujar KPH Notonegoro pada siaran pers yang diterima GudegNet, Rabu (26/2)
Notonegoro menjelaskan, pentas akan diawali dengan iringan prajurit Keraton Yogyakarta yang menjemput para Abdi Dalem Musikan. Dijemput dari Bangsal Kasatriyan menuju Bangsal Mandalasana dan sebaliknya seusai pementasan.
“Pentas akan dibuka oleh konduktor KRT Waditrawinoto dengan membawakan aransemen pembuka khas Abdi Dalem Musikan yaitu Gati Mardawa dan dilanjutkan lagu Indonesia Raya,” jelasnya.
Abdi Dalem Musikan bernaungan di dalam Departemen Seni dan Budaya atau Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kridhomardawa yang merupakan Divisi Kesenian dan Pertunjukan dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Mereka akan membawakan sejumlah repertoar diantaranya Mars Jogja Kembali, Juwita Malam, Sepasang Mata Bola, Aida March, Jogjakarta Indah, Jogjakarta Berhati Nyaman, Jogjakarta, Ein Klein, serta Bagimu Negeri.
Menurut Notonegoro, setiap kali ada momentum yang bagus seperti peringatan Serangan Oemoem (SO) 1 Maret, para Abdi Dalem Musikan selalu bersemangat untuk membuat pementasan.
“Para abdi dalem bersemangat untuk tampil pada peringatan yang dikenal juga dengan peristiwa Jogja Kembali tersebut. Di mana Yogyakarta sempat menjadi Ibukota Republik Indonesia di tahun 1949 pasca Agresi Militer Belanda II,” tuturnya.
KPH Notonegooro berharap, dengan pertunjukan yang akan digelar nanti dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat tentang peristiwa dan perjuangan yang terjadi di Yogyakarta.
“Musikan ini tidak hanya untuk menghibur akan tetapi juga menjadi penyemangat bagi semua kalangan masyarakat,” harap suami dari GKR Hayu putri Ke-4 dari Sri Sultan Hamengku Buwono X itu.
Pertunjukan Abdi Dalem Musikan Mandalasana akan dimulai pada pukul 09.30 WIB dan terbuka untuk umum.
Kirim Komentar