Berita

500 Warga Sleman Klaster Indogrosir Ikuti Rapid Test Massal

Oleh : Rahman / Selasa, 12 Mei 2020 14:28
500 Warga Sleman Klaster Indogrosir Ikuti Rapid Test Massal
Ratusan warga mengantri rapid test massal gelombang pertama klaster Indogrosir di GOR Pangukan Sleman Yogyakarta, Selasa (12/5)Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Rapid test massal hari pertama yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sleman berjalan dengan lancar di Gelanggang Olahraga (GOR) Pangukan Sleman, Selesa (12/5).

Rapid test yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 500 orang warga Sleman yang pernah mengunjungi supermarket Indogrosir pada 19 April hingga 4 Mei 2020.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, rapid test massal ini dilakukan guna mendeteksi seberapa jauh penyebaran Covid-19 yang berasal dari klaster Indogrosir.

“Hari ini ada 500 warga Sleman yang di rapid test dan mudah-mudahan hasilnya tidak ada yang reaktif ataupun positif,” ujar Sri Purnomo di GOR Pangukan Sleman, Selasa (12/5).

Sri Purnomo menjelaskan, rapid test ini adalah gelombang pertama dan dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Sleman. Rapid test massal akan dilakukan hingga hari Kamis (14/5) mendatang.

“Untuk hari ini, mudah-mudahan dalam waktu 5-6 jam gelombang pertama sudah selesai dan kami akan dapat hasilnya dengan cepat,’ jelasnya.

Hasil dari rapid test hari pertama akan rencananya akan diumunkan oleh Pemkab Sleman melalui aplikasi tempat warga mendaftar sebelumnya.

Dengan ditetapkannya supermarket Indogrosir menjadi salah satu klaster penyebaran Covid-19, Pemkab Sleman bekerja keras guna memutus mata rantai virus Corona di Sleman.

Sri Purnomo mengungkapkan, jumlah seluruh warga yang telah mendaftar untuk mengikuti rapid test massal klaster Indogrosir yaitu 1.422 dan telah memenuhi syarat.

“Kuota kami yaitu 1.500 namun hingga penutupan kemarin hanya sekitar 1.442 orang saja yang mendaftar sehingga masi ada 58 lagi yang kosong. Namun itu semua sudah masuk dalam target kami,” ungkapnya.

Untuk warga yang yang dinyatakan reaktif setelah rapid test ini maka wajib mengiikuti karantina di Asrama Haji Yogyakarta dan yang tidak harus mengisolasi mandiri slema 14 di ruumah.

“Tim Gugus Tugas Covid-19 Sleman akan menjemput warga-warga dengan hasil tes reaktif dan akan kami tempatkan di Asrama Haji selama 14 hari,” tutur orang nomer satu di Sleman itu.

Setelah mendapatkan hasil rapid test, warga diminta untuk tetap dirumah dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 hingga pengecekan tahap kedua minggu depan.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini