Gudeg.net - Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta berupaya untuk memperluas seni dan budaya di tingkat kelurahan melalui Workshop Rintisan Kelurahan Budaya (RKB) yang di Sare Hotel Yogyakarta, Kamis (23/9). RKB diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di masyarakat melalui seni dan budaya.
Dilansir oleh laman warta.jogjakota.go.id di hari yang sama, Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi dalam kesempatan tersebut menyampaikan, “Rintisan Kelurahan Budaya dibangun agar setiap sanggar, kelurahan dan kampung yang memiliki seni budaya mereka bisa memberikan pertunjukan yang menarik dengan disediakannya wadah ekspresi untuk mereka. Di Kota Yogyakarta sendiri yang belum kita buat adalah kemasan seni dalam bentuk pariwisata."
Setelah adanya RKB, nantinya diharapkan seni budaya di kampung dapat meningkatkan perekonomian setempat. "Akses masyarakat untuk menikmati pariwisata bisa dinikmati para pelaku seni, pengrajin di kampung-kampung,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta, Yetti Martanti mengatakan, hingga saat ini Kota Yogyakarta sedang melakukan proses penyesuaian RKB yang akan diterapkan.
Ia mengatakan, Kelurahan Kricak dan Kelurahan Terban merupakan kelurahan yang sudah ditetapkan menjadi Kelurahan Budaya.
Setelah dilakukan pelatihan RKB, diharapkan dapat menjadi dasar untuk proses bagaimana peran aktif masyarakat dalam membangun seni budaya di wilayah-wilayah melalui RKB ini.
“Harapannya 45 kelurahan ke depannya menjadi Rintisan Kelurahan Budaya. Kita terus berupaya supaya seni budaya membawa kemanfaatan secara langsung dalam perekonomian nantinya. Jadi proses pelestarian dan perkembangan budaya menjadi hal yang penting dan parameter yang bisa kita lihat itu adalah partisipasi masyarakat,” katanya.
Kirim Komentar