Seni & Budaya

Jogja Cross Culture 2022 Angkat Tema 'Sulih Luwih Pulih'

Oleh : Wirawan Kuncorojati / Rabu, 11 Mei 2022 16:30
Jogja Cross Culture 2022 Angkat Tema 'Sulih Luwih Pulih'
Tangkapan layar Jogja Cross Culture 2021, Rabu (10/11/2021) - Youtube Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta

Gudeg.net - Jogja Cross Culture 2022 akan hadir dengan konsep hybrid yang bisa disaksikan secara langsung di Teras Malioboro II dan live streaming di channel Youtube Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta pada 14 dan 15 Mei 2022.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti saat Workshop JCC 2022 di Grand Inna Hotel, Selasa (10/5) menyampaikan, tema yang diangkat JCC kali ini adalah " Sulih Luwih Pulih" yang dimaknai sebagai harapan melalui JCC ini kegiatan seni dan budaya bisa kembali pulih. 

"Ini adalah momentum yang sangat bagus untuk semakin menguatkan predikat Yogyakarta sebagai kota budaya. Selain itu, sesuai dengan tema yang diambil, semoga kegiatan ini juga jadi titik balik kegiatan seni dan budaya yang makin bervariasi," kata Yetti, sebagaimana dikutip laman warta.jogjakota.go.id di hari yang sama.

Karena situasi pandemi, acara yang diselenggarakan pertama kali pada tahun 2019 ini disiarkan secara live streaming pada penyelenggaraan tahun 2020 dan 2021. 

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi yang juga hadir dalam workshop JCC 2022 menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk optimisme Kota Yogyakarta untuk menjadi pusat pengembangan seni dan budaya. Bukan hanya budaya Jawa atau budaya Indonesia saja, tapi juga lintas budaya antarnegara di dunia. 

Ke depannya, lanjut Heroe, JCC sangat mungkin dijadikan sebagai indikator dan referensi para senian dan budayawan di dunia berkaitan dengan perkembangan seni dan budaya.

"Dengan adanya JCC ini juga bukan hanya seniman dan budayawan saja yang terlibat, tapi juga masyarakat secara umum yang pada akhirnya terpapar sera teredukasi terkait pertumbuhan seni dan budaya yang terjadi," kata Heroe. 

Sementara itu Program Director JCC 2022 RM Altiyanto Henryawan menyampaikan, perhelatan tersebut mengusung konsep yang mengutamakan kolaborasi dan keberagaman. 

Dalam acara tersebut antara lain akan dihadirkan pertunjukan dramatari musikal dari 14 kemantren, pernambulan live dan steraming street art, visualisasi lagu-lagu yang bertema Yogyakarta, flashmob para PKL Malioboro dan penampilan Drummer Guyub Yogyakarta serta Sarkem Percussion.

Altiyanto mengatakann, banyak pihak yang terlibat untuk memeriahkan acara ini, termasuk sanggar-sanggar seni, partisipan dari luar negeri, akademisi, seniman dan budayawan, kemantren, komunitas dan tentunya Pemkot Yogyakarta. "Kami optimis kalau kolaborasi yang beragam ini bisa menghasilkan karya yang positif," katanya.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    ARGOSOSRO FM 93,2

    ARGOSOSRO FM 93,2

    Argososro 93,2 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini