Berita

Paku Alam X Ciptakan Khusus Beksan Untuk Resepsi Dhaup Ageng

Oleh : Rahman / Rabu, 26 Desember 2018 18:10
Paku Alam X Ciptakan Khusus Beksan Untuk Resepsi Dhaup Ageng
Jumpa Pers Pihak Panitia Dhaup Ageng dengan Sejumlah Media di Kepatihan Pakualam Yogyakarta,(26/12),Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Puro Pakualam akan melangsungkan perhelatan  Dhaup Ageng pada 5 Januari 2019 mendatang yang kental akan Kebudayaan Adat Jawa. Dari pemilihan tema motif Batik, alat musik Gamelan hingga penampilan lima Beksan pada acara puncak.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ir. Roni Primanto Hari selaku Humas, Dokumentasi dan Komunikasi saat menggelar konferensi pers di Kepatihan Pakualam,rabu(26/12).

"Pada resepsi Dhaup Ageng nanti akan ditampilkan Lima Beksan yang terdiri dari Bedhaya Kembang Mas,Wilayakusumajana, Putri Melati, Golek Prabudenta dan Beksan Lawung Alit," ungkap Roni Primantoro.

Beksan Bedhaya Kembang Mas merupakan beksan yang khusus diciptakan oleh KGPAA Paku Alam X untuk kedua mempelai. Beksan ini menggambarkan fase pertemuan kedua calon pengantin sampai dengan upacara pernikahan.

"Beksan ini berisikan juga doa dan harapan agar kedua mempelai menjadi pasangan lestari yang senantiasa dikaruniai kesejahteraan dan kemuliaan," ujar Roni.

Dan untuk busana batik yang dipilih oleh Keluarga Besar Puro Paku Alam adalah motif batik bertema Surya Mulyarja.

"Pada acara inti Dhaup Ageng nanti pihak Pakualam akan mengenakan batik bermotif Surya Mulyarja yang bersumber dari naskah Sestradisuhul tahun 1847 yang diciptakan pada masa Pakualam II," sambung Roni.

Surya Mulyarja berasal dari kata Surya yang berarti Matahari, Mulya berarti Luhur dan Arja yang berarti Selamat.

"Batik Surya Mulyarja merupakan manifestasi dari karakter Batara Surya dalam Kitab Asthabrata yang cermat,dermawan,dan rajin berusaha untuk hidup yang sejahtera. Dan diharapkan kedua mempelai nantinya dapat meneladani karakter luhur Batara Surya," ungkap Roni saat diwawancara.

Pada acara upacara Panggih di Bangsal Sewatama mempelai akan menggunakan Paes Ageng pengantin yang berkiblat pada tata rias Kraton Ngayogyakarta namun tetap mengedepankan ciri khas tatarias pengantin gaya Pakualaman.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    ARGOSOSRO FM 93,2

    ARGOSOSRO FM 93,2

    Argososro 93,2 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini