Gudeg.net- Kolaborasi tiga seniman dari latar belakang yang berbeda yaitu Sri Khrisna (musisi), Romo Sindhunata (penulis), dan Djoko Pekik (pelukis) mampu lahirkan album musik bertajuk “Celeng Dhegleng”.
Dirilis di Riverside Music & Reherseal pada Kamis (27/12), Sri Krishna atau kerap disapa Ncik dalam pembuatan album ini melibatkan sejumlah seniman diantaranya Romo Sindhu dan Djoko Pekik untuk menyusun lirik lagu yang terinspirasi dari lukisan karya Djoko Pekik bertajuk Berburu Celeng.
Proses rekaman album ke -4 ini dilakukan di DNF Music, rentang pembuatan lagu dalam album ini berbeda-beda. Misalnya lagu Celeng Deghleng sendiri sudah diciptakan sejak tiga tahun yang lalu namun baru direkam tahun ini. dan didalamnya juga melibatkan suara merdu Endah Laras.
Album Celeng Deghleng berisikan lagu-lagu bertemakan sarat dengan kritik sosial. Dalam catatan Suwarno Wisetrotomo ( Dosen Fakultas Seni Rupa ISI dan Pascasarjana) album tersebut menyebutkan Sorak sorai pada komposisi lagu itu, bukanlah sorak sorai kegembiraan. Tetapi sorak sorai kekacauan, kebingungan, atau bahkan kemarahan. Terpancar aura jouissance – situasi ‘kenikmatan’, momentum orgasmik – terlepas dari kekangan yang membelenggu.
Mendengar genre musik yang dilantunkan oleh Sri Krishna, juga mengingatkan kita akan lagu-lagu Gombloh, Iwan Fals dan Slank. Terlepas dari hiruk pikuk pesan politik yang hendak disampaikan, lagu ini cukup enak untuk didengarkan.
Sri Krishna, musisi berambut gimbal ini mulai mendalami musik setelah melalui perjalanan panjang dari tahun 1980an hingga 2000. Berawal dari sastra, teater, seni rupa hingga akhirnya menuntunnya ke dunia musik.
Kirim Komentar