Pendidikan

Lebih dari 10.000 Mahasiswa UGM Terima Keringanan UKT

Oleh : Wirawan Kuncorojati / Kamis, 14 Januari 2021 10:09
Lebih dari 10.000 Mahasiswa UGM Terima Keringanan UKT

ilustrasi: ugm.ac.id

Gudeg.net - Sebanyak 8.304 mahasiswa UGM menerima pengurangan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Semester Ganjil Tahun ajaran 2020/2021. UGM juga menyetujui 1.929 pengajuan pengembalian UKT. Keduanya merupakan bagian dari kebijakan UGM untuk membantu keluarga mahasiswa UGM yang terdampak pandemi Covid-19.

"Jadi ada lebih dari sepuluh ribu mahasiswa UGM yang sudah dibantu," ucap Direktur Keuangan UGM, Syaiful Ali melansir dari laman ugm.ac.id, Rabu (13/1).

UKT Program S1 dan Sarjana Terapan UGM terbagi ke dalam delapan kelompok, sesuai kemampuan ekonomi. Besaran UKT kelompok 1 dan 2 seluruh perguruan tinggi negeri ditentukan sebesar Rp 500.000 dan Rp 1 juta.

Besaran UKT kelompok 3 dan seterusnya ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi, dengan ketentuan besaran UKT kelompok tertinggi tidak melebihi nominal Biaya Kuliah Tunggal (BKT) atau keseluruhan dari biaya operasional tiap mahasiswa per semester pada suatu program studi.

Bantuan keringanan UKT diberikan bagi mahasiswa UGM program S1 reguler, IUP, Sarjana Terapan dan Pascasarjana. Bentuknya, bisa dalam bentuk penurunan kelompo UKT atau pengurangan sebesar persentase tertentu. Proses pengajuan keringan tersebut dilakukan secara daring melalui sistem informasi terintegrasi Simaster. 

Di samping itu, mahasiswa tingkat akhir yang mengambil mata kuliah senlai maksimal 6 SKS bisa mendapat keringanan UKT sebesar 50 persen. UGM juga telah memiliki kerja sama dengan salah satu bank untuk fasilitas cicilan UKT tanpa bunga.

“Jika sudah jatuh tempo dan belum bisa membayar juga bisa mengajukan penundaan pembayaran. Selalu kita fasilitasi, yang penting mahasiswa mengomunikasikan,” imbuh Wakil Rektor UGM Bidang Perencanaan, Keuangan dan Sistem Informasi, Supriyadi.

Supriyadi mengatakan, bantuan UKT yang diberikan UGM kepada mahasiswa selama pandemi  yang jumlahnya mencapai puluhan miliar memberikan tekanan pada keuangan universitas.

Pengurangan pada sektor penerimaan juga muncul karena berbagai hal, di antaranya pemotongan anggaran dari pemerintah, pengurangan anggaran penelitian dari Kemenristek, dan lainnya. Untuk itu, UGM harus membuat sejumlah kebijakan untuk menekan pengeluaran dan mengubah alokasi sejumlah anggaran.

“Memang ada penghematan karena kuliah di rumah maka biaya listrik lebih hemat, namun biaya pemeliharaan dan pembayaran pegawai tetap berjalan. Ada pula pemberian bantuan yang juga memerlukan tambahan alokasi anggaran,” terangnya

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM



    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini