Gudeg.net- Hari Rabu tanggal 26 Mei 2021 akan terjadi sebuah fenomena alam langka yaitu Super Blood Moon atau Bulan Merah Super atau dalam istilah astronomi biasa dikenal dengan Gerhana Bulan Total (GBT).
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) RI dalam akun media sosialnya mengatakan, GBT pada tahun ini sangat istimewa karena bertepatan dengan detik-detik hari raya umat Budha, Tri Suci Waisak 2565 BE.
“Selain itu, keistimewaan GBT kali ini adalah beriringan dengan terjadinya Parige yakni di mana bulan berada pada jarak yang sangat dekat dengan bumi,” tulis Lapan dalam akun medsos instagramnya @lapan_ri , Senin (24/5).
Ada pun waktu dan cara melihat Gerhana Bulan Total atau Super Blood Moon adalah sebagai berikut;
1. Gerhana Bulan Total dapat dilihat dengan mata telanjang, tanpa menggunakan alat bantu optik atau penglihatan apa pun.
2. Gerhana Bulan Total dapat disaksikan di seluruh Indonesia, mulai dari Indonesia Timur hingga Tenggara (hingga tenggara untuk Indonesia bagian timur)
3. Durasi fase total Gerhana Bulan Total cukup singkat yakni hanya 14 menit 30 detik namun fase awal penumbra hingga akhir penumbra akan berlangsung hampir 5 jam.
Fenomena Gerhana Bulan Total akan dimulai dengan proses Penumbra mulai pukul 15.46.12 WIB/ 16.46.12 WITA / 17.46.12 WIT, Awal GBT Sebagian pada 16.44.37 WIB/ 17.44.37 WITA/ 18.44.37 WIT, Awal Total GBT pada 18.09.29 WIB/ 19.09.29 WITA/ 20.09.29 WIT.
Puncak GBT akan terjadi pada 18.18.43 WIB/19.18.43 WITA/20.18.43 WIT, Akhir GBT total pada pukul 18.27.57 WIB/19.27.57 WITA/20.27.57 WIT dan Akhir Penumbra akan berlangsung pada 20.51.16 WIB/ 21.51.16 WITA/ 21.51.16 WIT.
4. Puncak Gerhana Bulan Total akan terjadi dengan jarak Bulan sekitar 357464 kilometer dari Bumi
“Ini adalah fenomena astronomi istimewa dan sayang untuk di lewatkan. GBT yang berbarengan dengan Hari Raya Waisak terjadi sekitar 195 tahun sekali dan akan kembali terjadi pada 10 Mei 2199, 21 Mei 2217 dan 16 Mei 2394,” jelas Lapan.
Nek Jamane mbah cilik biyen, gerhana bulan kuwi mbulane diemplok buto. Wong wong podo kotekan lesug jemengglung. Wong meteng podo ngumpet neng ngisor longan karben anake slamet. :)
Kirim Komentar