Berita

Merapi Keluarkan Awan Panas, Jarak Luncur 1 Km Arah Tenggara

Oleh : Rahman / Kamis, 10 Juni 2021 21:45
Merapi Keluarkan Awan Panas, Jarak Luncur 1 Km Arah Tenggara
Gunung Merapi terlihat mengeluarkan asap tipis dari puncaknya terlihat dari Dusun Kalitengah Lor, Cangkringan, Sleman, (9/5)-Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Malam ini, Kamis (10/6) Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran pada pukul 20.12 WIB dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter.

Ada yang berbeda dengan awan panas guguran malam ini yaitu luncuran yang biasanya mengarah ke barat daya namun kali ini mengarah ke tenggara.

“Terjadi awanpanas guguran di Gunung Merapi tanggal 10 Juni 2021 pukul 20.12 WIB dan ini merupakan hasil dari aktivitas kubah lava tengah atau kubah 2010,” Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di grup Media Merapi di hari yang sama.

Pada saat terjadi awan panas sekitar Gunung Merapi tertutup oleh kabut, sehingga tidak dapat teramati dengan jelas oleh kamera CCTV BPPTKG.

Namun BPPTKG menncatat dari hasil seimogram, awan panas yang terjadi beramplitudo 60 mm dan durasi 87 detik,.

“Kali ini awan panas mengarah ke hulu Kali Gendol dan terlihat samar dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Deles, Klaten,” jelasnya.

BBPTKG menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan awan panas yang mengarah ke tenggara ini karena pernah terjadi beberapa kali.

“Fenomena seperti ini sudah beberapa kali terjadi dengan jarak luncur kurang lebih 1000 meter,” tambahnya.

Sementara itu menurut laporan BPPTKG, Merapi juga sempat mengeluarkan awan panas pada dini hari yaitu pukul 01.26 WIB dengan estimasi luncuran sekitar 1.200 meter ke barat daya.

Dari hasil laporan harian perkembangan Gunung Merapi periode pengamatan pukul 12.00-18.00 WIB terjadi sejumlah kegempaan seperti gempa guguran sebanyak 40 kali beramplitudo 3-16 milimeter durasi 11-110 detik, gempa hembusan sebanyak empat kali beramplitudo 4-6 milimeter dengan durasi 11-18 detik.

Selain itu terjadi juga delapan kali gempa hybrid atau fase banyak beramplitudo 3-14 milimeter dengan durasi 4-8 detik dan satu kali gempa vulkanik dangkal beramplitudo 70 milimeter dengan durasi 24 detik.

Hingga saat ini Gunung Merapi masih berstatus Siaga atau level III sejak ditetapkan pada tanggal 5 November 2020.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM



    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini