Tips Hari Ini

Sepuluh Kuliner yang Wajib Dikunjungi Saat di Jogja

Oleh : Thia Destiani / Kamis, 02 Juli 2015 06:56

Jogja dan makanan, dua hal yang tak terpisahkan. Bagi pecinta wisata kuliner, Yogyakarta mampu memanjakan lidah para pemburu cita rasa. Selain menyajikan berbagai pilihan kuliner, Yogyakarta juga menawarkan pengalaman tersendiri dalam bersantap. Tidak jarang untuk menjangkau tempat kuliner tertentu, pengunjung harus dihadapkan dengan lokasi yang ndelik dan medan yang susah dijangkau. Namun, ternyata inilah yang menjadi daya tarik bagi para pecinta kuliner.

Kali ini Gudegnet akan memberikan Anda rekomendasi tempat kuliner yang layak dikunjungi akhir pekan ini. Selain menyajikan cita rasa masakan yang nikmat, tempat-tempat berikut juga mampu memberikan pengalaman tersendiri bagi para pengunjungnya. Yuk, simak ulasan berikut ini.

1. Soto Ayam Kampung Pak Slamet

Soto ayam kampung Pak Slamet terletak di Jalan Bibis, Dusun Mejing Kidul, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman, lebih dikenal dengan sebutan soto mewah atau mepet sawah. Karena dulu lokasinya mepet (bersebelahan) di areal persawahan. Sebutan lainnya yaitu soto keroncongan. Bukan karena yang berkunjung bakal dibiarkan kelaparan, tapi ada pertunjukan musik keroncong di hari tertentu. Selain itu, soto ayam pak Slamet sangat terkenal lewat kesederhanaan rasanya. Baca ulasan lengkapnya di sini.

2. Ayam Goreng Mbah Cemplung

Ayam goreng merupakan salah satu kuliner favorit di Yogyakarta. Selain Kalasan, sentra rumah makan ayam goreng sebenarnya tersebar luas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu rumah makan ayam goreng yang paling banyak dicari adalah Ayam Goreng Mbah Cemplung yang terletak di Sendang Semanggi Sembungan Bangunjiwo Kasihan Bantul.  Ayam gorengnya diolah dengan citarasa tradisional yang menggoda lidah. Baca ulasan lengkapnya di sini.

3. Sate Seturan

Warung Sate Seturan menawarkan menu unggulan sate kambing. Selain harganya terjangkau antara Rp. 8.000 - Rp. 35.000, lokasi warung pun strategis dan mudah dijangkau. Selain berdekatan dengan UPN "Veteran", warung ini berbatasan dengan STIE YKPN dan Pondok Seturan di sebelah timurnya. Bagi Anda pecinta sate ayam dan kambing, menu di warung ini layak dicoba. Baca ulasan lengkapnya di sini.

4. Mangut Welut Bu Surani Godean

Mangut welut bu Surani ini menjadi ikon masakan asli Godean, Yogyakarta. Kuah masakan ini serupa dengan mangut lele yang berasal dari wilayah selatan provinsi Yogyakarta. Bedanya hanya pada isiannya. Welut atau belut memang menjadi primadona. Jika biasanya hewan melata itu hanya jadi kripik, sekarang menjadi varian baru di dalam masakan berkuah santan. Baca ulasan lengkapnya di sini.

5. Gudeg Pawon

Yogyakarta dan gudeg, merupakan dua hal yang tak terpisahkan, membuat kuliner yang satu ini selalu menjadi primadona. Salah satu warung makan gudeg yang paling populer adalah Gudeg Pawon. Lokasinya cukup susah dicari, namun inilah yang menjadi daya tarik bagi para pencinta kuliner untuk berburu makanan. Baca ulasan lengkapnya di sini.

6. Mangut Lele Bu Is

Mangut Lele ialah olahan lele yang cukup nge-trend serta digemari masyarakat. Salah satu warung yang terkenal menyajikan hidangan ini adalah Warung Mangut Lele Bu Is. Warung yang sudah berdiri sejak tahun 1977 ini terletak di pinggir Jalan Imogiri Barat, tepatnya di sisi utara perempatan Jetis, Bulus Bantul. Baca ulasan lengkapnya di sini.

7. Oseng-Oseng Mercon Bu Narti

Oseng - oseng mercon bu Narti merupakan pelopor masakan super pedas berbahan daging sapi di Yogyakarta. Menurut salah satu penjualnya dalam sehari Ia mampu menghabiskan cabe hingga 10 kg.  Sekarang usaha kuliner ini dikelola putri dari ibu Narti. Baca ulasan lengkapnya di sini.

8. Warung Empal Bu Warno

Warung itu menyempil, menghadap ke selatan. Luasnya tak lebih dari 10 meter persegi atau satu setengah kali kamar kos-kosan.  Letaknya di lantai 2 Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Menu andalan di warung ini Nasi Empal dengan sambal korek, petis dan lalapan. Baca ulasan lengkapnya di sini.

9. Pecel Wader Bu Amad

Lokasinya yang strategis di pertigaan menuju Bandara Adi Sucipto akan memudahkan Anda untuk mencapainya. Saat dinikmati, sayuran plus bumbu pecel yang sedikit pedas manis sangat pas beradu dengan gurihnya wader. Untuk menambah cita rasa, wader memang digoreng terlebih dahulu bersama dengan balutan tepung hingga kecoklatan. Itulah yang membuat  rasa wader yang gurih sukses berpadu dengan tekstur yang renyah. Benar-benar sensasi yang menggugah selera! Baca ulasan lengkapnya di sini.

10. Entok Slenget Super Pedas Kang Tanir

Saat menjumpai tempat ini, Anda akan merasakan seusatu yang tidak spesial bila dilihat dari tempatnya. Namun, jangan berpikiran negatif dulu, karena, masakan kang Tanir dijamin sedap dan dijamin bakal balik lagi ke tempat ini meski Anda harus menempuh jarak 20 km bila dihitung berangkat dari pusat Kota Jogja. Slenget yang dimaksud disini merujuk pada cabai yang dicampur dengan semur entoknya. Agar rasa pedas bersemanyam lebih lama di mulut, Tanir menambahkan merica agar hangat dibadan. Baca ulasan lengkapnya di sini.

Duh, bikin laper nggak sih? Sempatkan waktu Anda untuk berwisata kuliner di Yogyakarta dan rasakan kenikmatan cita rasa yang otentik yang tidak ditemui di tempat lain. Selamat makan-makan!

0 Komentar

    Kirim Komentar

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    JogjaFamily 100,9 FM

    JogjaFamily 100,9 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    JIZ 89,5 FM

    JIZ 89,5 FM

    Jiz 89,5 FM


    SoloRadio 92,9 FM

    SoloRadio 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini