Kuliner

Kenapa Daun Kelor Disebut Tanaman Ajaib? Ini Penjelasannya!

Oleh : Budi W / Jumat, 10 Maret 2017 17:00
Foto oleh Budi W

 

Yogyakarta, www.gudeg.net - Daun Kelor kembali menjadi buah perbincangan netizen karena khasiat yang selama ini nyaris tak terpublis. Asal tahu saja, kita bisa lho sehat dan tetap enerjik dengan mengkonsumsi daun kelor yang bisa dimasak dengan cara sayur atau bahkan diseduh menjadi secangkir teh. Berikut Tim Gudegnet sajikan informasinya ketika berbincang santai dengan H Budi Marsigit selaku pemilik Warung Wedang Kelor, Jalan Cepit - Tembi, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta.

#1 Disebut Sebagai Tanaman Ajaib
Penelitian daun kelor telah dimulai secara ilmiah pada era 1980-an. Sebagai informasi, dr Sidi Aritjahja, seorang dokter sekaligus herbalis menyatakan bahwa  kelor mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan sangat bagus untuk penyakit yang berhubungan dengan masalah pencernaan, misalnya luka usus dan luka lambung. “Bagian apa pun yang dipakai aman asal memperhatikan caranya,” ujar alumnus Universitas Gadjah Mada itu. Minumlah rebusan daun kelor selagi air hangat. Sebab, efek antioksidan masih kuat dalam keadaan hangat.

#2 Begini Sampai Akhirnya Bikin Outlet
Awalnya, Budi Marsigit merasa tak enak badan, syaraf dibagian tubuhnya kurang aktif. Setelah ia mencari berbagi macam sumber dan tanya - tanya. Akhirnya ia mencoba untuk mengasup daun teh dengan cara diseduh. Setelah beberapa waktu ia konsumsi, perubahan didalam tubuhnya mulai terasa lebih enak. Akhirnya ia memutuskan untuk mengkonsumsi daun kelor hingga saat ini.
 Ia banyak merasakan manfaat dan berita baik ini pun kemudian membuat Budi memutuskan untuk membuat outlet itu.

#3 Tanam Pohon Kelor pada Lahan yang Luas
Saat ini, Budi Marsigit tengah mengembangbiakkan pohon kelor pada sebuah lahan dengan luasan 1500 m2. Proses pengembangan pohon sendiri telah dimulai semenjak awal tahun 2015. Meski outlet baru bisa menampung 50 pelanggan per sekali datang, Budi mengaku masih banyak membutuhkan lahan untuk meningkatkan panenan daun kelornya. Sementara ini, kebutuhan daun sudah mencapai 30 kg per hari dan ini masih kurang.

#4 Pernah Dikatai Gila
Karena saking obsesif dengan kelor dan bekerja siang - malam, Budi Marsigit sempat dikatai gila oleh familinya. Namun, setelah banyak yang membuktikan khasiat kelor, barulah saudaranya itu percaya bahwa kelor sangat bermanfaat bagi kesehatan. Kini, saudaranya tersebut malah diajak oleh Budi untuk membuka outlet cabang.

#5. Menu di Warung Wedang Kelor Sangat Terjangkau 
Mau makan disini, kita bakal dimanjakan dengan aneka sayur enak dan yummy khas warung tersebut. Soal harga pun jangan ditanya, pengelola hanya menjual sejumlah menu mulai Rp 1000,- sampai Rp 9500,-

#6 Siap melakukan inovasi Menu
Saat ini, Budi tengah menjual daun kelor dalam bentuk aneka sayur. Ia mengaku siap membuat bronis kelor bersama seorang pengusaha asal Pacitan.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    JIZ 89,5 FM

    JIZ 89,5 FM

    Jiz 89,5 FM


    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    SoloRadio 92,9 FM

    SoloRadio 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    JogjaFamily 100,9 FM

    JogjaFamily 100,9 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini