Gudeg.net- Monumen Serangan Umum Satu Maret yang terletak di Kompleks Benteng Vredeburg Titik Nol Yogyakarta sedang mengalami perbaikan rutin oleh pihak Museum Vredeburg pada Jum’at,(9/11).
Pekerjaan rutin ini dilakukan karena kondisi relief dari monumen sudah mengalami kelapukan dan kerusakan dibeberapa bagian.
"Kami melakukan perawatan berkala ini dikarenakan banyak bagian yang rusak seperti relief dari Pak Harto yang rusak dibagian hidung," ujar Jatmoko pekerja.
Jatmoko menambahkan bahwa selain itu banyak bagian relief yang terkelupas,mungkin karena para pengunjung yang dengan iseng mencungkil.
Monumen yang terletak tepat dijantung Kota Jogjakarta ini dibuat untuk memperingati Serangan Umum Satu Maret yang pernah terjadi pada 1 Maret 1949 pada saat Ibukota Negara berada di Yogyakarta.
Monumen Serangan Umum 1 Maret ini juga merupakan salahsatu daya tarik pariwisata dan cagar budaya DIY sebagai bangunan yang mengingatkan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah pada masa lalu.
"Banyak para pengunjung yang iseng untuk merusak monumen ini,padahal ini dibuat untuk mengenang sejarah. Sayang sekali bila dibiarkan tanpa perawatan rutin," tegas Jatmiko.
Untuk perawatan rutin ini meliputi pembersihan relief dari lumut,perbaikan dan pengecatan ulang. Perbaikan relief yang rusak dilapisi menggunakan bahan fiber cair ditambah dengan semen dalam takaran tertentu.
Selama masa perbaikan ini monumen akan ditutup untuk umum dan ditargetkan selesai pada 15 November mendatang. Dan diharpakan setelah perbaikan selesai,para pengunjung untuk tidak lagi merusak bahkan membuang sampah atau kotoran sembarangan disekitar monumen.
Kirim Komentar