Pendidikan

Sejarah di Balik Satu Abad Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta

Oleh : Karni Narendra / Kamis, 06 Desember 2018 16:13
Sejarah di Balik Satu Abad Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta
madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta/Karni Narendra

Gudeg.net - Bukan hanya sekolah biasa, Madrasah Mualimin Mualimaat Yogyakarta juga berhasil mencetak kader-kader terbaik yang membawa misi Muhammadiyah.

Memasuki usianya yang menginjak satu abad, puncak acaranya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, dan sejumlah tokoh penting diantaranya Ketua umum Muhammadiyah, Gubernur DIY , Menteri BUMN dan yang lainnya (6/12).

Madrasah Mualimin Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta merupakan lembaga pendidikan khusus putri yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada tahun 1918. Awalnya sekolah ini bernama Al-Qismu Arqa yang kemudian berubah menjadi Pondok Muhammadiyah pada tahun 1921 dan pada tahun 1923 berubah lagi menjadi Kweekschool Moehammadiyah. Dan dipisah antara siswa laki-laki dan perempuan. Madrasah Mualimin untuk siswa laki-laki dan Madrasah Mu’allimat untuk siswa perempuan.

Setelah melewati beberapa pergantian nama dan gedung, sekolah ini mulai berkembang dengan mengembangkan kurikulum pendidikannya dan melengkapi fasilitas yang menunjang pendidikan.

Sekolah ini juga berhasil meraih berbagai macam prestasi diantaranya Juara I International Environment Conference di Malaysia, Bronze Winner di Singapore International Math Olympiad Challenge (SIMOC) dan sederet prestasi yang lainnya.

Peminatnya yang luar biasa banyak dan dari tahun ke tahun semakin bertambah, menjadikan sekolah ini semakin unggul. Calon siswa harus melewati beberapa tahapan tes masuk.

“Pada gelombang pertama dari 400 pendaftar, yang diterima 170 siswa,” tutur Rahmat Khairul selaku  staf urusan kader dan alumni Madrasah Mualimin .”Karena kita memang mencari bibit-bibit yang ungggul dari seluruh Indonesia,”tuturnya lebih lanjut.

Pada saat ini tercatat 1500 siswa yang menuntut ilmu di sini, yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Dengan fasilitas 10 asrama yang dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas olahraga dan pendidikan.

Saat ini sekolah Mualimin (laki-laki) berlokasi di dan sekolah Mu’allimaat (perempuan) berlokasi  di Notoprajan. Dan kedepannya bakal dibangun komplek kampus terpadu di daerah Sedayu dengan fasilitas yang lebih lengkap dan modern, seperti Masjid, Perpustakaa, klinik, Ruang kelas, Laboratorium, Sport Center, Rumah dinas, dan lainya.

Dengan visi menjadi institusi pendidikan muhammadiyah tingkat menengah yang ungggul dan mampu menghasilkan kader ulama dan pendidik sebagai pembawa misi gerakan Muhammadiyah. Diharapakan peserta didik mampu menjadi kader-kader yang siap berkiprah di setiap lini, baik di institusi pendidikan , pemerintahan,  dan di manapun.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    Radio GCD  98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    JIZ 89,5 FM

    JIZ 89,5 FM

    Jiz 89,5 FM


    JogjaFamily 100,2 FM

    JogjaFamily 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini